Breaking News
light_mode

KPID Maluku Gelar Monitoring: Ungkap Fenomena TV-Radio Gulung Tikar hingga Masalah Kesejahteraan SDM

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku kembali monitoring arsip dan isi serta program siaran di sejumlah lembaga penyiaran yang beroperasi di wilayah Maluku.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu memiliki beberapa tujuan sebagaimana yang diamanahkan dalam undang-undang, yakni tentang Kepatuhan Regulasi.

“Penting bagi kami untuk meninjau rekaman arsip dan konten siaran guna memastikan tidak ada pelanggaran hukum, norma, atau isi yang menyesatkan,” kata Ketua KPID Maluku, Mutiara D. Utama melalui pers rilis yang diterima redaksi, Rabu (23/9/2026).

Selain itu, KPID berupaya untuk menjaga kualitas siaran agar tetap sehat, aman bagi anak-anak, netral, serta mendidik pengagum atau pendengar setempat.

Terpenting lagi soal Pemenuhan Konten Lokal. KPID perlu memastikan lembaga penyiaran (khususnya penyiaran swasta/berjaringan) memenuhi porsi konten lokal dan melestarikan budaya Maluku.

Untuk mengefektifkan waktu pemgawasan dan monitoring, KPID Maluku membagi enam komisioner ke dalam dua tim, masing-masing tim akan melaksanakan monitoring langsung di lembaga penyiaran televisi dan radio.

Berdasarkan data terkahir, jumlah lembaga penyiaran yang beroperasi di wilayah Maluku mengalami dinamika yang cukup dinamis, terkini di pertengahan tahun hanya terdapat lima radio swasta, satu radio komunitas, serta satu lembaga penyiaran radio publik.

Sementara televisi berjaringan alami pertumbuhan positif terkini ada 15 stasiun televisi berjaringan dari 14 ditambahkan satu lembaga penyiaran publik.

“Ada beberapa radio yang sudah tak lagi beroperasi diantaranya Radio Ameks FM, Radio Alfatah, dan Radio Komunitas Harmoni di UIN Amsa, serta televisi swasta lokal semisal Carang TV yang tak lagi on air di frekuensi terestial,” jelas Ketua KPID Maluku.

Menurutnya, problem utama sehingga banyak radio tak lagi on air, karena bergesernya pendengar seiring laju perkembangan teknologi komunikasi kemudian masalah adminitrasi tentang perizinan dan pendapatan.

Mutiara juga mengatakan, berdasarkan hasil monitoring, digitalisasi penyiaran ini juga telah berdampak buruk terhadap angka kerja di Maluku, sebab ada beberapa lembaga penyiaran yang sudah melakukan perampingan SDM (sumber daya manusia).
Semisal grup Trans Crop (TRANS TV,Trans7) yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada beberapa karyawannya.

“Di Trans Crop untuk dua televisi tersisa satu SDM saja. Kami juga menemukan masalah pada tingkat kesejahteraan SDM di lembaga penyiaran. Ada beberapa karyawan di salah satu grup televisi yang gajinya itu telah dicicil tak lagi dibayarakan sekaligus setiap bulannya,” imbuhnya.

Istri Ketua DPRD Maluku itu memastikan, berbagai temuan tersebut dan sejumlah masalah lainnya tentang isi dan program siaran lembaga penyiaran akan disusun dan dianalisa untuk kemudian ditindaklanjuti kepada pihak-pihak terkait.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan KPI Pusat dan Komdigi tentang pemanfataan tower-tower Bhakti di Maluku, agar aset-aset tersebut dapat dimanfaatkan oleh daerah untuk kepentingan penyebaran informasi melalui lembaga penyiaran,” pungkasnya.

Selain itu, KPID Maluku juga mendorong percepatan pembahasan dan pengesahan RUU tentang Daerah Kepulauan dan revisi UU Penyiaran.

Mutiara menilai, kedua RUU tersebut sangat dinantikan agar masyarakat Maluku di berbagai pelosok pulau memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses informasi (digital & information equality), serta terbebas dari isolasi komunikasi yang selama ini dialami.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permudah Akses Layanan Kelistrikan di Wilayah Kepulauan, PLN Gelar PLN Mobile Gaplek Turnamen di Tual

    Permudah Akses Layanan Kelistrikan di Wilayah Kepulauan, PLN Gelar PLN Mobile Gaplek Turnamen di Tual

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Langgur,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) UP3 Tual melalui ULP Tual Kota menggelar kegiatan PLN Mobile Gaplek Turnamen sebagai upaya meningkatkan literasi layanan digital sekaligus mendorong pemanfaatan aplikasi PLN Mobile oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah, cepat, dan dapat diakses kapan saja oleh pelanggan, khususnya di wilayah kepulauan. […]

  • ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

    ISPIKANI Dorong Hilirisasi Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) menegaskan pentingnya percepatan hilirisasi di sektor perikanan sebagai strategi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan daya saing produk perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya kelautan dan perikanan. Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional yang dilaksanakan secara Hybrid oleh Program Magister Ilmu Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan […]

  • Jelang Nataru, PLN UP3 Sofifi Sukseskan Pasang Baru Daya 197 kVA untuk Laboratorium Balai POM Maluku Utara

    Jelang Nataru, PLN UP3 Sofifi Sukseskan Pasang Baru Daya 197 kVA untuk Laboratorium Balai POM Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berkomitmen menghadirkan kebutuhan energi listrik bagi pelanggan, baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, PLN UIW MMU berhasil melakukan pasang baru daya listrik sebesar 197 kilo Volt Ampere (kVA) untuk Laboratorium Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) […]

  • PLN UP3 Sofifi Sukses Nyalakan Kantor BPKP Maluku Utara, Perkuat Infrastruktur Pemerintahan Regional

    PLN UP3 Sofifi Sukses Nyalakan Kantor BPKP Maluku Utara, Perkuat Infrastruktur Pemerintahan Regional

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung infrastruktur pemerintahan dan pembangunan daerah. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi, PLN secara resmi berhasil menyalakan Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Maluku Utara dengan pasokan listrik berkapasitas daya sebesar 690 kVA. Keberhasilan ini […]

  • Sinergi Pemkot Ambon dan PLN UIW MMU, Dorong Pelayanan Kelistrikan dan Investasi Daerah

    Sinergi Pemkot Ambon dan PLN UIW MMU, Dorong Pelayanan Kelistrikan dan Investasi Daerah

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com–Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena melakukan kunjungan resmi ke Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan kelistrikan. Pertemuan yang dilakukan pada Jumat (4/7/2025) ini menandai komitmen bersama dalam menjadikan kelistrikan sebagai tulang punggung pembangunan dan daya tarik […]

  • Dorong Ambon Tampil Menawan, KNPI Minta Pemkot Terapkan Standar Estetika Kota

    Dorong Ambon Tampil Menawan, KNPI Minta Pemkot Terapkan Standar Estetika Kota

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku mendesak Pemerintah Kota Ambon melalui Walikota Bodewin M Wattimena segera menerbitkan imbauan resmi kepada pemilik ruko dan tempat usaha di berbagai titik strategis kota, termasuk kawasan Pasar Mardika, untuk melakukan pengecatan ulang dan perawatan fasad secara berkala. Langkah ini dinilai penting guna menciptakan wajah kota yang lebih tertib, […]

expand_less