Breaking News
light_mode

Pakar Bongkar Kebohongan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Batu Merah): Bagian Akhir

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 374
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-“Sebuah kejanggalan yang tidak bisa dijelaskan dengan cara apapun selain pemalsuan,” demikian pesan salah satu pegiat literasi yang konsen dalam isu-isu sejarah saat dikonfirmasi mengenai naskah Historiseh Negorij Batoemerah yang sempat dijadikan salah satu alat bukti di Pengadilan Negeri Ambon dalam sengketa Mata Rumah Parenta di Negeri Batu Merah tahun 2021 lalu.

Sumber yang kini bermukim di Belanda, kemudian menguraikan lima alasan lain selain kesalahan identitas dan catatan sejarah tentang jejak karir Jo van Heutsz.

Diantaranya Tanggal yang Tidak Lengkap dan Tidak Lazim dalam sebua dokumen kolonial Belanda. Menurutnya, dokumen Historiseh Negorij Batoemerah hanya menyebut “De Dag Djuli 1907,” yang berarti “Hari Juli 1907,” tanpa tanggal spesifik sangatlah tidak sesuai dengan dokumen resmi kolonial Belanda yang selalu mencantumkan tanggal yang tepat.

“Seluruh dokumen resmi kolonial Belanda selalu mencantumkan tanggal yang tepat, misalnya “den 15den Julij 1907.” Ketiadaan tanggal pasti adalah ciri khas dokumen yang dibuat belakangan oleh pihak yang tidak cukup familiar dengan format birokrasi kolonial,” bebernya.

Tipografi Terlalu Modern

Font dan tata letak dokumen ini terlihat terlalu rapi dan seragam untuk ukuran tahun 1907. Dokumen resmi kolonial pada masa itu umumnya diketik dengan mesin tik era awal yang menghasilkan karakter tidak seragam, atau ditulis tangan dengan gaya kaligrafi khas abad ke-19.

“Tampilan visual dokumen ini lebih menyerupai produk pengolah kata modern,” nilai sumber itu.

Kondisi Fisik yang Tidak Konsisten

Sumber itu menjelaskan, kertas yang berisikan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah tampak dibuat terlihat “tua” dengan pewarnaan kecoklatan, namun kondisi fisiknya terlalu utuh dan teksnya terlalu mudah dibaca untuk dokumen berusia lebih dari 117 tahun.

“Dokumen kolonial asli dari 1907 yang tersimpan/dilindungi di luar arsip resmi biasanya mengalami kerusakan fisik yang signifikan,” Paparnya.

Cap Stempel yang Meragukan

Stempel yang tertera bertuliskan “Gouverneur Ambon,” sementara penandatangan diklaim sebagai “Gouverneur Residen.” Kedua jabatan ini berbeda secara hierarkis dalam sistem kolonial Belanda, dan penggunaan stempel yang tidak sesuai dengan jabatan yang tertulis adalah kejanggalan prosedural yang serius.

Tidak Ada Nomor Registrasi Arsip

Seluruh dokumen resmi pemerintah kolonial Belanda memiliki nomor surat, nomor agenda, atau kode arsip.

“Dokumen ini tidak memiliki satupun penanda administratif semacam itu, yang menunjukkan bahwa dokumen ini tidak pernah melalui sistem administrasi resmi manapun,” pungkasnya.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    BEM Nusantara Maluku Sebut Tudingan Terhadap JMS Tak Berdasar, Maluku Butuh Investasi dari Anak Daerah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Maluku menyatakan tuduhan dugaan suap terhadap Jaqueline Margareth Sahetapy tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak didukung bukti yang terverifikasi. Koordinator BEM Nusantara Maluku, Adam R. Rahantan, menegaskan informasi yang beredar tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Ia menilai pola penyebaran tuduhan seperti ini berbahaya karena merusak reputasi individu […]

  • DPP Holistik Gelar FGD, Perdalam Pemahaman Publik Terkait Kedudukan Polri

    DPP Holistik Gelar FGD, Perdalam Pemahaman Publik Terkait Kedudukan Polri

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Holistik menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Polri di Bawah Presiden: Amanat Sejarah dan Konstitusi”, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman publik mengenai kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan, sekaligus merespons berbagai wacana yang berkembang terkait independensi dan tata kelola institusi kepolisian. FGD tersebut menghadirkan tiga narasumber […]

  • Komunitas OJOL DRAIV Masohi Deklarasi Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan

    Komunitas OJOL DRAIV Masohi Deklarasi Dukung Program BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Masohi,Tajukmaluku.com-Komunitas OJOL DRAIV Kota Masohi mendeklarasikan dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan dan mengajak seluruh pengemudi ojek online serta pekerja sektor informal untuk menjadi peserta aktif jaminan sosial ketenagakerjaan guna memperoleh perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan hari tua, Rabu (3/6/2026). Deklarasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan yang berlangsung di Kafe […]

  • Pemerintah Tak Becus Antisipasi Implikasi Krisis Geopolitik

    Pemerintah Tak Becus Antisipasi Implikasi Krisis Geopolitik

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Dipl.-Oek. Engelina Pattiasina (Direktur Archipelago Solidarity Foundation) Tajukmaluku.com-Eskalasi konflik yang mencapai puncak dengan perang Amerika-Israel vs Iran di Timur Tengah bukan hanya berdampak terhadap kawasan teluk, tetapi membawa implikasi global karena tersendatnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang melewati Selat Hormuz. Indonesia yang selama ini tergantung impor BBM tidak luput dari implikasi geopolitik ini. […]

  • Sambut Bulan Suci Ramadhan, Law Firm Pelelala Attorney At Law Bagi Paket Sembako

    Sambut Bulan Suci Ramadhan, Law Firm Pelelala Attorney At Law Bagi Paket Sembako

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Dalam semangat kepedulian menjelang bulan suci Ramadhan, Law Firm Pelelala Attorney At Law menggelar aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Jumat (28/02/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengacara dari Pelelala Attorney At Law serta tokoh masyarakat setempat. Puluhan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok dibagikan kepada warga […]

  • Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, PLN UP3 Sofifi Sambangi Dispendikbud dan Dinas Pangan Maluku Utara

    Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, PLN UP3 Sofifi Sambangi Dispendikbud dan Dinas Pangan Maluku Utara

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berkomitmen untuk turut serta mendukung implementasi program pemerintah di daerah kerjanya. Termasuk program unggulan Presiden, yakni Makan Siang Bergizi Gratis. Hal ini dilakukan melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi yang berkunjung ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara. Seperti […]

expand_less