Breaking News
light_mode

PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 8 Lokasi, Gubernur Maluku Terpilih, Hendrik Lewerissa Dorong untuk Kelola Sektor Unggulan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
  • visibility 1.947
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berhasil menghadirkan listrik 24 jam di delapan lokasi di Maluku.

Delapan lokasi yang akhirnya mendapatkan pelayanan listrik 24 jam ini, yakni; Geser, Ondor, Kesui, Kiandarat, Olong, Serwawu, Kur, dan Jerol. Desa-desa ini tersebar di Kabupaten SBB, Maluku Tengah, Kota Tual, Maluku Tenggara, hingga Saumlaki.

Diketahui sebelumya, delapan desa ini memiliki akses layanan energi listrik hanya 12 jam sehari. Hal ini pun diapresiasi Gubernur Maluku terpilih, Hendrik Lewerissa. Kata Hendrik, berkat kerja keras, komitmen dan sinergitas yang selama ini dibangun PLN UIW MMU akhirnya membawa terang bagi desa-desa yang hidup dengan harapan akses listrik penuh seharian.

“Kami sangat berterima kasih kepada PLN dan Kementerian ESDM RI atas upaya dan kerja kerasnya sehingga dapat mewujudkan pengoperasian listrik 24 jam. Tentu hal ini tidak mudah, sehingga kita semua patut mengapresiasi kinerja ini. Tentu ini akan kami dorong juga kalau bisa semua desa yang tersebar di Maluku ini bisa teraliri listrik 24 jam. Namun, hal ini membutuhkan proses; termasuk waktu, komitmen dan sinergitas yang baik dengan berbagai stakeholders. Hingga akhir 2024 ini, PLN UIW MMU menunjukkan semua progres itu dimana delapan desa di Maluku ini bisa menikmati pelayanan listrik 24 jam, yang mana sebelumnya hanya 12 jam,” ucap Hendrik.

Menurut Hendrik sebagai Gubernur terpilih periode 2025-2030, dengan akses listrik yang memadai dapat mendorong peningkatan perekonomian Maluku. Kata dia, sektor unggulan yang dimiliki Maluku di antaranya adalah laut dan perikanan. Pemanfaatan energi listrik untuk mengelola sektor unggulan ini dapat mendorong pertumbuhan perekonomian, terutama di desa-desa tersebut.

“Sebut saja kita punya Kepulauan Kei. Potensi laut dan perikanannya luar biasa. Kehadiran listrik akan mendorong masyarakat untuk lebih bersemangat mengelola sumber daya ini, namun tetap butuh pendampingan dan evaluasi secara kontinyu hingga bisa menjadi desa mandiri secara ekonomi,” sebutnya.

Di sisi lain potensi wisata yang mumpuni diyakininya dapat membuka peluang perputaran perekonomian yang menjanjikan bagi masyarakat. Untuk bisa menggaet sebanyak-banyaknya turis, lanjut Hendrik, diperlukan fasilitas yang memadai. Membangun homestay misalnya, dibutuhkan sambungan listrik yang memadai.

“Ke depannya ide-ide ini perlu dikembangkan dan ditindaklanjuti di tingkat desa, dengan pengawalan Pemerintah, juga dukungan listrik PLN,” ujarnya.

General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyebutkan, program-program PLN dapat dimanfaatkan untuk memajukan berbagai sektor di Maluku. Misalnya, untuk pariwisata itu sendiri, ada program PLN Electrifying Tourism.

“Program ini berfokus pada peluang akses listrik bagi pelaku-pelaku usaha di bidang pariwisata. Melihat berbagai potensi Maluku ini, Kami akan berupaya tetap kawal dari sisi kelistrikan,” sambut Awat.

Adapun selain delapan desa di Maluku, PLN UIW MMU juga secara serentak meresmikan penyalaan listrik 24 jam di dua desa di Provinsi Maluku Utara. Dua desa itu yakni; Desa Wasileo dan Desa Dama.

Kehadiran listrik 24 jam ini ditandai dengan peresmian secara serentak di beberapa Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di bawah wilayah kerja PLN UIW MMU pada Jumat (27/12/2024).

Awat menyebutkan, sebanyak 18.562 pelanggan yang tersebar di 10 desa itu akan merasakan layanan listrik 24. Kata Awat, langkah ini merupakan komitmen nyata PLN dalam menyediakan listrik yang berkeadilan bagi masyarakat, termasuk kawasan Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

“Jelang Tahun Baru 2025, PLN UIW MMU resmi meningkatkan layanan listrik dari 12 jam ke 24 jam bagi masyarakat di 10 desa. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Kami dalam menghadirkan listrik, terutama di wilayah 3T,” tutur Awat.

Awat mengatakan, peresmian listrik 24 jam ini juga merupakan bentuk negara hadir untuk masyarakat. Dengan menyediakan akses listrik, kebutuhan primer masyarakat turut terpenuhi.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Produktivitas Industri Kelapa di Halmahera Utara, PLN Tambah Daya PT Natural Indococonut Organik (NICO)

    Dorong Produktivitas Industri Kelapa di Halmahera Utara, PLN Tambah Daya PT Natural Indococonut Organik (NICO)

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor industri di Kabupaten Halmahera Utara. PLN UP3 Tobelo resmi melakukan energizing peningkatan daya listrik bagi PT Natural Indococonut Organik (NICO), dari 3.465 kVA menjadi 5.540 kVA. Selasa (2/12/2025). PT NICO merupakan […]

  • Teken MoU Bersama BPVP Ambon, PLN HUB Dorong UMKM Naik Kelas

    Teken MoU Bersama BPVP Ambon, PLN HUB Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui HUB Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di wilayah timur Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon, Kementerian Ketenagakerjaan RI. Kesepahaman ini befokus pada peningkatan produktivitas dan pengembangan […]

  • Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

    Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Musi Banyuasin,Tajukmaluku.com-Pemerintah terus memperluas pemerataan akses listrik PT PLN (Persero) di seluruh pelosok negeri. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 desa hingga akhir tahun 2025. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Menteri ESDM, Bahlil […]

  • Prodi Ilmu Kelautan Unkhair Gelar Seminar Kebencanaan di Kota Ternate

    Prodi Ilmu Kelautan Unkhair Gelar Seminar Kebencanaan di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-Program Studi Ilmu Kelautan UNKHAIR menggelar seminar kebencanaan Kota Ternate, Selasa, (12/5/2026) berlokasi di Aula Nuku, Kampus 2 Gambesi. Seminar kebencanaan ini dipandu langsung oleh moderator Abdul Ajiz Siolimbona dengan menghadirkan dua narasumber yakni Ir. Zulhan A. Harahap dan M. Ridwan Lessy. Acara dibuka oleh dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun, Dr. Ir. […]

  • PT.PLN Dorong Perkembangan Industri Perikanan Kawasan Halmahera

    PT.PLN Dorong Perkembangan Industri Perikanan Kawasan Halmahera

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmuku.com-Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo, PLN UIW MMU berhasil menyediakan listrik dengan daya sebesar 41.500 VA untuk pelanggan baru di sektor industri perikanan. Daya listrik ini disiapkan untuk pelanggan baru cold storage IFF Dinas Kelautan dan Perikanan Morotai. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyatakan, penyalaan ini menandai langkah penting dalam pemenuhan […]

  • Siap-siap Orang Banda Akan Dijajah Lagi?

    Siap-siap Orang Banda Akan Dijajah Lagi?

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sebanyak 6,3 juta hektar kawasan konservasi terumbu karang di Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah menjadi alat negosiasi Pemerintah Pusat untuk membayar sebagian hutang ke Amerika Serikat. Penandatanganan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengalihkan utang senilai 35 juta dolar AS menjadi investasi bagi konservasi terumbu karang Indonesia selama sembilan tahun ke depan. Penandatanganan ini dilakukan oleh […]

expand_less