Breaking News
light_mode

Membongkar Narasi: Kinerja Penjabat Bupati Seram Bagian Barat dalam Sorotan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kinerja Penjabat (Pj) Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Dr. Ahmad Jais Ely, M.Si, telah menjadi topik perdebatan yang menarik di kalangan masyarakat Seram Bagian Barat. Di balik kritik yang berkembang, terdapat narasi pembangunan yang jauh lebih kompleks dan mendalam yang kerap terabaikan.

Aktivis Permanusa, Anjas Hanubun, tampil ke depan untuk memberikan perspektif yang berbeda terkait kinerja penjabat bupati Seram Bagian Barat. Dalam sebuah keterangan resmi, Hanubun dengan tegas membantah tuduhan gagalnya kinerja Jais Ely, sembari menekankan bahwa kritikan yang dilontarkan tanpa memahami kompleksitas pembangunan daerah adalah bentuk ketidakpahaman terhadap tata kelola pemerintahan yang sesungguhnya.

Menurut Hanubun, pembangunan di Seram Bagian Barat membutuhkan pendekatan komprehensif yang tidak bisa dinilai sekadar dari janji-janji instan. Pj. Bupati SBB, Jais Ely dinilai sedang melakukan pemetaan strategis yang jauh lebih substansial dibandingkan sekadar membangun proyek tanpa perencanaan matang. Hal ini terlihat dari beberapa proyek strategis yang tengah dalam tahap pengkajian.

Sebagai contoh, proyek jembatan Kaibobu dan perbaikan jalan Piru-Lokki tidak sedang dihentikan, melainkan melewati tahap kajian komprehensif. Tujuannya adalah menghindari pembangunan asal-asalan yang berpotensi menjadi pemborosan anggaran. Begitu pula dengan rencana pemekaran Dusun Katapang, yang tidak dibatalkan melainkan sedang melalui proses administratif yang ketat.

Proyek talud pantai di Dusun Eli Besar pun mengalami hal serupa. Bukan dihapus, melainkan dioptimalkan dengan mempertimbangkan skala prioritas pembangunan daerah. “Ely lebih memilih prosedur hukum yang benar dibandingkan sekadar memenuhi janji instan,” tegas Hanubun.

Menurut Permanusa, upaya Jais Ely dinilai sebagai bentuk kepemimpinan transformatif yang tidak sekadar mencari popularitas. Sejumlah capaian yang kerap terabaikan meliputi perbaikan sistem administrasi pemerintahan, penguatan kapasitas aparatur desa, inisiasi kerja sama lintas kecamatan, serta persiapan matang menghadapi Pilkada serentak 2024.

Hanubun menekankan pentingnya kesabaran dan sikap kritis masyarakat. “Masyarakat perlu bersabar dan kritis, bukan sekadar menyalahkan,” ujarnya. Pembangunan, menurutnya, membutuhkan proses, bukan sekadar proyek instan. Kompleksitas geografis Seram Bagian Barat dengan karakteristik kepulauan dan medan sulit mengharuskan pendekatan pembangunan yang komprehensif, bukan sekadar memenuhi target jangka pendek seperti yang dilontarkan aktivis di beberapa media.

Kritikan tanpa dasar, menurut aktivis Permanusa ini, hanya akan mengikis semangat membangun. Jais Ely dinilai telah membuktikan diri sebagai pemimpin transisi yang tidak sekadar menjalankan tugas, namun menghadirkan harapan pembangunan berkelanjutan di kabupaten yang bertajuk Saka Mese Nusa tersebut.

“Kami mendorong masyarakat untuk terus kritis, namun juga memberikan ruang bagi upaya pembangunan yang sedang berlangsung,” pungkas Hanubun, yang sangat concern terhadap dinamika pembangunan di Seram Bagian Barat.

Permanusa mengajak masyarakat untuk lebih memahami kompleksitas pembangunan daerah, tidak sekadar terjebak pada kritik permukaan yang tidak konstruktif. Upaya PJ. Bupati SBB menunjukkan bahwa membangun daerah membutuhkan kesabaran, strategi, dan pendekatan yang komprehensif.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironi Masyarakat Adat ditengah Pembangunan “Modern”

    Ironi Masyarakat Adat ditengah Pembangunan “Modern”

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN A. M Sangadji Ambon; Wakabid Riset dan Perguruan Tinggi KNPI Maluku; Pemerhati Psikologi Lingkungan) Tajukmaluku.com-“Wilayah kami sangat luas. Suatu hari, datang orang yang ingin membelinya. Awalnya kami menolak, tapi tekanan demi tekanan terus datang hingga akhirnya kami menyerah. Kami menjual tanah itu dan mendapat uang dalam […]

  • Layangkan Aduan ke Mabes Polri: Selain Laporkan Tiga Oknum Polisi, Fakaubun Desak Kapolri copot Kapolda Maluku dan Kapolresta Ambon

    Layangkan Aduan ke Mabes Polri: Selain Laporkan Tiga Oknum Polisi, Fakaubun Desak Kapolri copot Kapolda Maluku dan Kapolresta Ambon

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus dugaan penganiayaan terhadap Rizal Taufik Serang oleh sejumlah oknum anggota kepolisian di Ambon berbuntut panjang. Salahuddin Hamid Fakaubun, S.H., M.H. akan melayangkan surat pengaduan resmi ke Mabes Polri. Surat tersebut meminta tindakan tegas terhadap tiga oknum polisi yang diduga terlibat dalam insiden tersebut, yakni BRIPKA EDY, AIPDA TORTET, dan BRIPKA SURKAM DEWA. Dalam laporannya, […]

  • DPRD Maluku Beri Catatan Keras di Penutupan Rapat Paripurna Penetapan Perda

    DPRD Maluku Beri Catatan Keras di Penutupan Rapat Paripurna Penetapan Perda

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku menutup rangkaian Rapat Paripurna penetapan peraturan daerah dengan sejumlah catatan keras dan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Daerah, khususnya terkait implementasi Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Dalam pernyataan penutup rapat paripurna, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, menegaskan bahwa penetapan Perda harus […]

  • Dinilai Gagal Paham Terapkan Pasal, Hermawan Makki Gugat Kapolda Maluku Soal Penangkapan Ilegal

    Dinilai Gagal Paham Terapkan Pasal, Hermawan Makki Gugat Kapolda Maluku Soal Penangkapan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tim kuasa hukum Hermawan Makki, alias Wawan, dari Lembaga Bantuan Hukum Damar Keadilan Rakyat (LBH DKR) mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Kepala Kepolisian Daerah Maluku (Kapolda Maluku). Gugatan ini terkait dengan penangkapan Hermawan Makki pada 20 Oktober 2024 oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, yang kini berstatus tersangka dan ditahan di […]

  • Percepat Transisi Energi Hijau, PLN Siapkan Pembangunan PLTS 600 kWp di Pulau Morotai

    Percepat Transisi Energi Hijau, PLN Siapkan Pembangunan PLTS 600 kWp di Pulau Morotai

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui pengembangan pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Salah satu langkah strategis yang saat ini tengah dipersiapkan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 600 kilo Watt peak (kWp) di Desa Juanga, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara. General Manager […]

  • Peduli Kemanusiaan, YBM PLN UIW MMU Berbagi Berkah Ramadan dengan 1.355 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    Peduli Kemanusiaan, YBM PLN UIW MMU Berbagi Berkah Ramadan dengan 1.355 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) berbagi kebahagiaan di bulan suci ramadan dengan menyalurkan bantuan kepada 1.355 penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilangsungkan di kantor PLN UIW MMU, Jalan Diponegoro, Sirimau, Ambon, Maluku dan dihadiri oleh manajemen maupun Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UIW MMU. […]

expand_less