Breaking News
light_mode

SAH, Kabinda Nahkodai Esport Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • visibility 220
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Maluku, Marsekal Pertama (Marsma) R. Harys Soeryo Mahendro, resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Esports Indonesia (ESI) Maluku. Keputusan ini diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Sekretariat Pengprov ESI Maluku, Karang Panjang, Ambon. Sabtu, (08/03/2025).

Dukungan penuh dari 11 kabupaten dan kota mengantarkan jenderal bintang satu dari matra TNI Angkatan Udara ini untuk memegang kendali organisasi Esports di Maluku. Keterpilihannya sejalan dengan tren di berbagai daerah di Indonesia, di mana Kabinda dipercaya menakhodai ESI guna memperkuat pembinaan atlet dan prestasi di cabang olahraga elektronik ini.

Meski demikian, Harys menegaskan bahwa keberhasilan ESI Maluku bukan hanya tanggung jawab pengurus, melainkan seluruh elemen yang terlibat. Dalam sambutannya, ia menyoroti potensi besar yang dimiliki Maluku dalam dunia Esports, serta pentingnya sinergi dan pembinaan berkelanjutan guna membawa atlet-atlet daerah ke panggung nasional dan internasional.

“Prestasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang kita kelola. Atlet yang berbakat harus mendapat dukungan penuh, baik dari segi infrastruktur maupun pembinaan,” ujar Harys.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa keikutsertaan Maluku dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) sebelumnya sudah menunjukkan potensi besar. Namun, kendala teknis seperti gangguan jaringan masih menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan performa maksimal di kompetisi mendatang.

Musorprov kali ini juga menjadi momentum penting untuk merapikan struktur organisasi dan memastikan kesiapan ESI Maluku menghadapi berbagai event besar ke depan. Meskipun sempat mengalami penundaan, Harys menegaskan bahwa proses musyawarah tetap berjalan dengan penuh tanggung jawab demi profesionalisme organisasi.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Ali Latupono Belum Terungkap, Terduga Pelaku Masih Berkeliaran

    Setahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Ali Latupono Belum Terungkap, Terduga Pelaku Masih Berkeliaran

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Lebih dari satu tahun sejak Ali Latupono tewas dalam dugaan pembunuhan di Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, penyidikan kasus tersebut belum juga menghasilkan satu orang tersangka. Dalam dua surat yang telah dikantongi TajukMaluku.com menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara keluarga korban dan kepolisian mengenai penyebab lambannya pengungkapan perkara. Di satu sisi, keterangan pihak […]

  • Public Hearing bersama KPRP, BEMNus Maluku Usul Konsep Pengamanan Polisi di Daerah Kepulauan

    Public Hearing bersama KPRP, BEMNus Maluku Usul Konsep Pengamanan Polisi di Daerah Kepulauan

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) menggelar public hearing di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon bersama berbagai unsur masyarakat termasuk raja adat, akademisi, pimpinan universitas, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, hingga unsur pengusaha, Jumat (12/12/2025). Dalam forum itu, Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNus) Maluku, Adam R. Rahantan yang turut diundang menyampaikan rekomendasi resmi bagi percepatan reformasi Polri. […]

  • Engelina: Konversi Tanah Rakyat Jadi Saham di Blok Masela

    Engelina: Konversi Tanah Rakyat Jadi Saham di Blok Masela

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Proyek Blok Masela di Maluku jangan terjebak dalam pusaran politik teatrikal menjelang tenggat target operasional. Langkah seremonial groundbreaking yang dilakukan kelihatan hanya menjadi komoditas pencitraan politik jangka pendek. Sebab, kesiapan teknis dan keekonomian riil tidak menunjukkan kesiapan yang matang. Begitu juga dengan kesiapan finansial terutama yang menjadi kewajiban PHE Masela terkait dukungan dari Danantara. “Karena […]

  • PPDB SMA Negeri 1 Ambon Berantakan: DPRD Maluku Soroti Aplikasi Ganda, Siswa Berprestasi Tereliminasi

    PPDB SMA Negeri 1 Ambon Berantakan: DPRD Maluku Soroti Aplikasi Ganda, Siswa Berprestasi Tereliminasi

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025–2026 di SMA Negeri 1 Ambon memicu kontroversi tajam. DPRD Provinsi Maluku menyoroti penggunaan dua aplikasi pendaftaran berbeda oleh Dinas Pendidikan dan mantan Kepala Sekolah yang berjalan bersamaan tanpa koordinasi, mengakibatkan banyak siswa berprestasi gugur secara tidak adil. Komisi IV DPRD Maluku, dipimpin Saodah Tethool, menggelar Rapat […]

  • Senin Depan, 500 Massa Aksi APKR Tanimbar Siap Kepung Kantor Pusat Inpex

    Senin Depan, 500 Massa Aksi APKR Tanimbar Siap Kepung Kantor Pusat Inpex

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Aliansi Perjuangan Keadilan Rakyat Tanimbar (APKRT) akan mengelar aksi massa di depan Kantor Inpex Corporation yang berlokasi di Senayan Jakarta Pusat pada Senin 3 November 2025. “Konsolidasi, rapat teknis dan persiapan perangkat aksi sudah dilakukan. Aksi senin besok melibatkan 500 massa yang dating dari berbagai elemen, ada Cipayung Plus Tanimbar, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh […]

  • Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    Ini Sosok Pitoyo, Diduga Penyeludup Sianida Ke Buru

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Nama Pitoyo santer dibincangkan usai kabar dirinya akan menyeludupkan 350 kaleng berisi sianida ke Pulau Buru untuk diperdagangkan kepada para pemilik tambang emas ilegal. Pria pemilik nama asli Pitoyo Suwanto ini ternyata bukan pengusaha kaleng-kaleng, modalnya memang sangat besar untuk mendatangkan zat kimia berbahaya yang punya nilai tinggi itu. Dari penulusaran redaksi, Suwanto merupakan lulusan […]

expand_less