Breaking News
light_mode

SAH, Kabinda Nahkodai Esport Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Maluku, Marsekal Pertama (Marsma) R. Harys Soeryo Mahendro, resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Esports Indonesia (ESI) Maluku. Keputusan ini diambil secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Sekretariat Pengprov ESI Maluku, Karang Panjang, Ambon. Sabtu, (08/03/2025).

Dukungan penuh dari 11 kabupaten dan kota mengantarkan jenderal bintang satu dari matra TNI Angkatan Udara ini untuk memegang kendali organisasi Esports di Maluku. Keterpilihannya sejalan dengan tren di berbagai daerah di Indonesia, di mana Kabinda dipercaya menakhodai ESI guna memperkuat pembinaan atlet dan prestasi di cabang olahraga elektronik ini.

Meski demikian, Harys menegaskan bahwa keberhasilan ESI Maluku bukan hanya tanggung jawab pengurus, melainkan seluruh elemen yang terlibat. Dalam sambutannya, ia menyoroti potensi besar yang dimiliki Maluku dalam dunia Esports, serta pentingnya sinergi dan pembinaan berkelanjutan guna membawa atlet-atlet daerah ke panggung nasional dan internasional.

“Prestasi tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang kita kelola. Atlet yang berbakat harus mendapat dukungan penuh, baik dari segi infrastruktur maupun pembinaan,” ujar Harys.

Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa keikutsertaan Maluku dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) sebelumnya sudah menunjukkan potensi besar. Namun, kendala teknis seperti gangguan jaringan masih menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk memastikan performa maksimal di kompetisi mendatang.

Musorprov kali ini juga menjadi momentum penting untuk merapikan struktur organisasi dan memastikan kesiapan ESI Maluku menghadapi berbagai event besar ke depan. Meskipun sempat mengalami penundaan, Harys menegaskan bahwa proses musyawarah tetap berjalan dengan penuh tanggung jawab demi profesionalisme organisasi.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Tual Larang Hiburan Malam dan Pesta Tanpa Izin

    Walikota Tual Larang Hiburan Malam dan Pesta Tanpa Izin

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Walikota Tual, H. Akhmad Yani Renuat melarang pelaksanaan hiburan malam maupun pesta di wilayah Kota Tual tanpa izin resmi. Instruksi itu ditegaskan secara resmi melalui Maklumat Nomor 338/1272 tertanggal 25 Agustus 2025. Dalam maklumatnya, Renuat tekan larangan keras terhadap penyelenggaraan pesta atau hiburan malam yang tidak mendapat persetujuan dari Pemerintah Daerah dan Kepolisian Resor Kota […]

  • Perdana Pulang Kampong, Anggota DPRD Provinsi Maluku, H Ridwan Nurdin Bawakan Materi Di MAPABA PMII Buru

    Perdana Pulang Kampong, Anggota DPRD Provinsi Maluku, H Ridwan Nurdin Bawakan Materi Di MAPABA PMII Buru

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- Pasca dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku pada 17 September 2024, H Ridwan Nurdin melakukan kunjung perdana ke kampung halamannya, Pulau Buru. Bertepatan dengan acara Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Cabang Buru, H Ridwan Nurdin dengan semangat aktivis yang masih membara berbagi ilmu dan pengalamannya pada moment […]

  • BEM Daerah Maluku Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan: “Ini Ancaman  Masa Depan Generasi di Wilayah 3T”

    BEM Daerah Maluku Tolak Pemangkasan Anggaran Pendidikan: “Ini Ancaman Masa Depan Generasi di Wilayah 3T”

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemangkasan anggaran pendidikan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat protes dari berbagai kalangan, pemotongan anggaran senilai Rp14,3 triliun dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) pada 2025 itu dinilai sebagai ancaman serius bagi masa depan pendidikan Indonesia. Oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM NUS) Daerah Maluku melihat hal tersebut sangat bertentangan dengan […]

  • Jelang Ramadhan, KNPI Maluku “Blusukan” Bagi Paket Sembako

    Jelang Ramadhan, KNPI Maluku “Blusukan” Bagi Paket Sembako

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jelang Ramadhan, KNPI Maluku “Blusukan” Bagi Paket Sembako Jelang bulan Ramadhan 1446 H, DPD Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku menggelar aksi bagi bagi sembako bantuan kegiatan bakti sosial (Baksos) Polri Presisi yang digelar serentak seluruh Indonesia.Jumat (28/2/2025). Ketua Harian DPD KNPI, Eliza A. de Lima beserta beberapa pengurus “blusukan” membagi paket sembako langsung […]

  • Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    Ika Fachri Alkatiri Dorong PKK SBT Jadi Poros Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan perempuan dan keluarga di Provinsi Maluku, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku menetapkan sejumlah program prioritas pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) X yang digelar di Ambon, Kamis (11/12/2025) lalu. Fokus program tersebut diarahkan pada penguatan peran perempuan dan keluarga sebagai fondasi pembangunan sosial di daerah. Ketua TP-PKK Kabupaten Seram […]

  • Paradox Efisiensi Anggaran 

    Paradox Efisiensi Anggaran 

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    War Is Peace. Freedom Is Slavery, Ignorance Is Strength (George Orwell dalam 1984)  Perang adalah Perdamaian, Kebebasan adalah perbudakan, ketidakpedulian adalah kekuatan, begitulah kalimat paradox Orwell guna mengolok-olok, mengejek kekuasaan yang gemar berperang. Paradox sendiri merupakan pikiran yang ingkar terhadap kenyataan. Sementara bagi Plato kondisi paradox hanya akan dialami oleh mereka yang terpenjara oleh pikiran […]

expand_less