Breaking News
light_mode

Sofa dan Sarfan, Dua “Penguasa” Tambang di Pulau Seram

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 1.657
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kekayaan alam yang terkandung dalam perut Pulau Seram mulai dari Kabupaten Seam Bagian Barat, sampai Maluku Tengah hingga Kabupaten Seram Bagian Timur, telah terbagi ke sejumlah pengusaha lokal dan nasional.

Dari belasan perusahaan pertambangan yang saat ini beraktivitas di Pulau Seram dan sekitarnya, terdapat sejumlah perusahaan yang ternyata hanya dikuasai Muhammad Amin Sofa dan Sarfan Ode.

Kedua pengusaha ini sukses membangun gurita bisnis mereka di pertambangan Batu Garnet, Marmer dan Gamping dengan mendirikan sejumlah perusahaan berbeda-beda.

Berdasarkan data yang dikantongi Tajukmaluku.com, Muhammad Amin Sofa dan Sarfan Ode sedikitnya miliki lima perusahaan berbeda yang saat ini sedang menjalankan bisnisnya. Seperti PT. Waragonda Mineral Pratama yang ada di Desa Haya Kabupaten Maluku Tengah.

Kemudian, PT. Mutiara Tambang Industri yang bergerak pada jenis tambang Garnet di Tehoru. Juga PT. Banda Minerals Antar Bangsa izin menambang Garnet di Kilmury Kabupaten Seram Bagian Timur.

Keduanya juga tercatat sebagai pemilik PT. Waragonda Indogarnet Pratama yang mendapatkan izin untuk menambang Batu Gamping di Pulau Kelang Kabupaten Seram Bagian Barat.

Muhammad Amin Sofa dan Sarfan Ode mulai melebarkan sayap bisnis mereka di Pulau Seram kala Murad Ismail menjadi Gubernur, tepatnya tahun 2018. Waktu itu keduanya mendapatkan izin dari Gubernur Maluku untuk eksplorasi mineral di Pulau Kelang.

Gubernur juga mengeluarkan izin di tahun 2023 untuk tambang pasir di Tehoru. Dari lima perusahaan milik Muhammad Amin Sofa dan Sarfan Ode, tiga perusahaan lainnya mendapatkan izin langsung dari Menteri terkait.

Menariknya, lahan yang dikuasai Muhammad Amin Sofa dan Sarfan Ode sesuai izin pemerintah, jika diakomulikasikan berjumlah 12.747,7 hektar. Itu artinya luas lahan yang dikuasai keduanya, besarnya sama seperti setengah luas Pulau Ambon.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zero Waste Warriors, Bukti PLN UIW MMU Cintai Lingkungan

    Zero Waste Warriors, Bukti PLN UIW MMU Cintai Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui peluncuran gerakan kolaboratif bertajuk Zero Waste Warriors. Kegiatan ini dimulai dengan aksi bersih-bersih pantai (Clean Up) di kawasan Pantai Galala, tepat di bawah Jembatan Merah Putih (JMP), Ambon. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, kegiatan […]

  • Daud Marasabessy Dilantik jadi Dekan FISIP Unidar Ambon: Komitmen Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

    Daud Marasabessy Dilantik jadi Dekan FISIP Unidar Ambon: Komitmen Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Moh. Daud Marasabessy dilantik dan diambil sumpah untuk mengemban jabatan sebagai dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Darussalam (UNIDAR) Ambon. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan tata kelola fakultas serta peningkatan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam sambutannya usai dilantik, Moh. Daud Marasabessy menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran kelembagaan FISIP […]

  • Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa Desak Pemerintah Maluku Hadirkan Indosat sebagai Tandingan Telkomsel

    Krisis Jaringan Internet, Mahasiswa Desak Pemerintah Maluku Hadirkan Indosat sebagai Tandingan Telkomsel

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah dua pekan berlalu, sebagian warga di Maluku masih terperangkap kegelapan digital. Krisis jaringan Telkomsel melumpuhkan komunikasi di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Buru, Namlea, dan Seram Bagian Barat. Di Namlea, krisis jaringan internet (4G) Telkomsel kian parah, masyarakat mulai frustasi. Gangguan internet menghambat askses informasi, komunikasi hingga aktivitas ekonomi. Tanpa pilihan, sebagian warga berinisiatif memasang […]

  • PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu, Lahan Kritis Jadi Hijau dan Produktif

    PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa Berbasis Pertanian Terpadu, Lahan Kritis Jadi Hijau dan Produktif

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluk.com- Upaya pengembangan ekosistem biomassa berbasis pertanian terpadu yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) melalui sub holding PT PLN Energi Primer Indonesia bakal mengubah lahan yang sebelumnya kritis menjadi lebih hijau dan produktif. Upaya ini akan memanfaatkan 1,7 juta hektare dari 14 juta hektare lahan kritis yang tersebar di seluruh tanah air. Wakil Menteri […]

  • PLN UP3 Ambon Dorong Sosialisasi Keselamatan Listrik Jelang HUT RI ke-80: Pastikan Perayaan Meriah dan Aman

    PLN UP3 Ambon Dorong Sosialisasi Keselamatan Listrik Jelang HUT RI ke-80: Pastikan Perayaan Meriah dan Aman

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon menginisiasi kegiatan sosialisasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh para Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dari seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di […]

  • Sidang Kasus Sita Alat Berat, PH Imran Cs Mohon MA Batalkan Dalil JPU Buru

    Sidang Kasus Sita Alat Berat, PH Imran Cs Mohon MA Batalkan Dalil JPU Buru

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-Sidang Peninjauan Kembali (PK) barang bukti yang disita Kejaksaan Negeri Buru dibawah nahkoda Mantan Muhammad Hasan Pakaja memasuki sidang Kesimpulan, Senin (3/3/2025). Sidang PK Mahkamah Agung yang digelar di Pengangadulan Negeri Namlea dipimpin hakim ketua Fandi Abdilah, S.H dan dua anggota Muhammad Akbar Hanafi, S.H dan Erfan Afandi, S.H. Sidang gugatan Peninjauan Kembali (PK) oleh […]

expand_less