Breaking News
light_mode

Tiap Hari Terminal A Mardika Dikuasai 700-800 PKL, Berikut Kalkulasi Retribusi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
  • visibility 237
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon menemukan segudang masalah di kawasan terminal dan Pasar Mardika Ambon. Utamanya terkait pemanfaatan terminal A dan B oleh pedagang kaki lima yang jumlahnya mencapi 2000 pedagang, sehingga mengganggu fungsi utamanya. Ironisnya lagi ada penarikan retribusi yang dinilai tidak sah.

“Apa yang disampaikan Dinas Infokom maupun saudara Walikota, berbanding terbalik dengan fakta yang ada di lapangan. Itu kan banyak sekali terjadi bahasanya tumpang tindilah alasan kebijakan maupun regulasi tapi dilapangan itu terminal itu dijadikan tempat berjualan. Lalu ditagih juga retribusi disitu. Menurut beta itu paling salah,” kata Gunawan Mochtar, Wakil Ketua Komisi III usai melakukan peninjauan lapangan, Jumat,(13/04/2025).

Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa ini mengaku, para pedagang setiap hari menyetor uang sampah dan juga jasa lainnya. Nilainya mencapai 10.000 setiap hari.

Senada dengan itu, Anggota Komisi III Bodywin R. Mailuhu juga mengatakan, ada dua jenis retribusi yang ditagih dari setiap pedagang yang menggunakan badan jalan, Rp5000 untuk jasa persampahan dan Rp5000 disetorkan ke Dinas Perindag Kota Ambon.

“ Ini kami temukan di depan MCM,” kata Mailuhu.

Menurut kedua politisi ini, sudah waktunya ada perubahan penataan seluruh kawasan di Kota Ambon, trotoar harus dikembalikan fungsinya, terminal harus pun demikian.

“Kalau kota Ambon di masa kami remaja, atau di masa dulu itu. Itu sangat indah. Kota Ambon kini bukan manis lagi. Kota Ambon kini namanya kota kotor. Dan saya bilang kalau Kota City. Pasar sama terminalnya juga harus City. Jangan cuma City di musik,” sindir Gunawan.

Berdasarkan temuan Komisi III diatas, jika diakomulusikan maka patut diduga ada miliaran rupiah uang yang ditagih dari pedagang menguap setiap tahun.

Sebab, setiap hari termina A diduki 700-800 pedagang untuk berjualan dan jika diakomolasikan maka uang yang disetor Rp7.000.000/hari, setiap bulannya bisa terkumpul Rp210.juta, satu tahun pemasukan kota mestinya Rp2 miliar lebih dari termina A saja.

Tinjau Sejumlah Lokasi Bermasalah di Ambon, Komisi III Nilai OPD Masih Minim Inovasi

Menindaklanjuti laporan warga dan juga keluhan para pengemudi angkutan umum, Komisi III DPRD Kota Ambon selama tiga hari turun meninjau sejumlah lokasi yang berpengaruh terhadap penyebab kemacetan dan kesemerautan di Kota Ambon.

Dimulai dari terminal, Komisi III DPRD Kota Ambon juga menyisir seluruh badan jalan yang saat ini telah beralih fungsi. Dari Jalan Yos Sudarso, hingga Sultan Hasanuddin.

Di dalam terminal tim komisi III menemukan fakta, jika kawasan itu didominasi pedagang, angkutan umum hanya diberi satu jalu pintu masuk keluar, sehingga mengganggu masyarakat. Angkutan umum bahkan parkir di ruas jalan yang tidak diperuntukan untuk parkir kendaraan.

“Dalam beberapa pekan bulan terakhir ini kami tidak melihat secara signifikan perubahan yang terjadi dari apa yang pernah disampaikan oleh mitra-mitra kami khususnya dinas perhubungan,” ungkap anggota Komisi III DPRD Kota Ambon Femri Tuwanakota.

Menurutnya, kemacetan yang dan kesemerautan Kota Ambon ini akibat dari kurang adanya inovasi dari dinas-dinas terkait dalam mengambil langkah-langkah konkret dan minim ketegasan ataupun terobosan untuk penataan kawasan Kota Ambon.

Femri juga menyarankan kepada pemerintah Kota Ambon agar fokus pada hal-hal yang fundamental, seperti pasar dan terminal harusnya dibuat nyaman.

“Pertama tidak ada kemacetan. Yang kedua itu orang mau belanja di pasar itu orang rasa nyaman. Nah mungkin itu saja,” Femri menegaskan jika temuan selama on the spoot ini akan menjadi catatan Komisi III. *(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Rantai Pasok Biomassa, PLN EPI Pasok 350 Ton Cangkang Sawit via Laut ke PLTU Tidore

    Perkuat Rantai Pasok Biomassa, PLN EPI Pasok 350 Ton Cangkang Sawit via Laut ke PLTU Tidore

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tidore,Tajukmaluku.com-Dalam upaya mendukung penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060, PLN EPI Pasok 350 Ton Cangkang Sawit via Laut untuk Cofiring Biomassa ke PLTU Tidore melalui kerjasama dengan PT Bumi Indawa Niaga (BIN). Pemerintah Indonesia terus mendorong penerapan energi baru dan terbarukan (EBT) di sektor energi. Salah […]

  • Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

    Lompatan Bersejarah: Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Raih Proper Emas Perdana

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com– Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menorehkan prestasi tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Sunardi, dalam ajang Anugerah […]

  • Kagama Maluku Berkabung, Dua Mahasiswa UGM Gugur di Laut Tenggara

    Kagama Maluku Berkabung, Dua Mahasiswa UGM Gugur di Laut Tenggara

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Duka mendalam menyelimuti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan masyarakat Maluku Tenggara. Dua mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya longboat di perairan Pulau Wearhu, Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (1/7/2025). Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Provinsi Maluku menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tragis tersebut. “Atas nama pribadi dan lembaga, kami […]

  • Peduli Pendidikan Maluku, PLN dan FCT Bangun Kelas Baru untuk SMPN 1 SBB.

    Peduli Pendidikan Maluku, PLN dan FCT Bangun Kelas Baru untuk SMPN 1 SBB.

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Piru,Tajukmaluku.com-Komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia kembali ditunjukkan oleh Febry Calvin Tetelepta (FCT) melalui kolaborasinya dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU). FCT bersama PLN meresmikan tiga ruang kelas baru di SMP Negeri 1, Kota Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat. Selasa (17/6/2025). Bagi FCT, momen tersebut bukan sekadar seremoni. […]

  • Terindikasi Palsu, Berikut Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    Terindikasi Palsu, Berikut Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Selain naskah Sejarah Desa Batu Merah yang diyakini palsu. Keaslian Surat Kuasa penyerahan mandat kepemimpinan Raja Negeri Batu Merah tertanggal 14 Juni 1926 kembali dipersoalkan. Dokumen yang selama ini dijadikan rujukan itu diduga bukan berasal dari periode kolonial, melainkan dibuat jauh setelahnya, dengan indikasi kuat di era 2000-an. Sumber anonim yang bermukim di Belanda menyebut, […]

  • Dilaunching Menag, Kemenag Maluku Ikut Tanam 1 Juta Pohon Matoa Peringati Hari Bumi 2025

    Dilaunching Menag, Kemenag Maluku Ikut Tanam 1 Juta Pohon Matoa Peringati Hari Bumi 2025

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku ikut berpartisipasi dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa untuk menyemarakkan Hari Bumi ke-55 yang diperingati pada 22 April 2025 hari ini. Setelah dilaunching oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., bersama para pimpinan lembaga […]

expand_less