Breaking News
light_mode

Pasca Viral dan Glorifikasi, Nyali Pecinta Alam Maluku Diduga Ciut Tuntut Kepala Balai TN Manusela

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 490
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pecinta Alam Maluku diduga takut tuntut Kepala Balai Taman Nasional (TN) Manusela, Deny Rahadi atas peristiwa duka Firdaus Ahmad Fauzi, pendaki asal Bogor yang ditemukan meninggal dunia setelah hilang selama 22 hari di Gunung Binaiya, Provinsi Maluku.

Pasalnya, peristiwa itu terus menyisakan tanda tanya besar dan memicu kecaman publik terhadap pengelolaan kawasan konservasi oleh Balai TN Manusela. Meski kemarahan publik telah memuncak di media sosial dan berbagai kanal informasi, desakan untuk penegakan hukum terhadap Kepala Balai TN Manusela, Deny Rahadi, terkesan mengendap.

Sejumlah pihak kini mempertanyakan sikap Pecinta Alam Maluku, yang semula vokal dalam menyuarakan perlindungan terhadap wilayah adat dan keselamatan pendaki, namun kini terkesan bungkam dan enggan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Setelah kejadian ini viral dan penuh glorifikasi pencarian, kami menilai tidak ada langkah konkret dari Pecinta Alam Maluku untuk menuntut pertanggungjawaban hukum dari pihak Balai TN Manusela,” ujar Fadel Rumakat, salah satu eks aktivis MAPALA Maluku.

“Apakah ini bentuk ketakutan, tekanan politik, atau ada kompromi tertentu? Ini harus dijelaskan ke publik,” imbuhnya.

Sementara itu, kelompok masyarakat sipil dan aktivis mahasiswa dari aliansi Cipayung Plus mendesak DPRD Maluku dan Menteri Kehutanan agar segera mencopot Kepala BTN Manusela dan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keselamatan pendakian di kawasan konservasi nasional tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Pecinta Alam Maluku terkait dugaan sikap pasif tersebut.

Desakan publik kian menguat agar kasus ini tidak berhenti pada glorifikasi pencarian atau kebutuhan konten semata, melainkan dilanjutkan dengan langkah hukum dan evaluasi struktural atas kinerja Balai TN Manusela. (03-M)

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN ULP Piru Gandeng Kejari SBB Perkuat Keandalan Listrik dan Perlindungan Aset Negara

    PLN ULP Piru Gandeng Kejari SBB Perkuat Keandalan Listrik dan Perlindungan Aset Negara

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja PLN ULP Piru ke Kantor Kejaksaan Negeri Seram Bagian Barat, dalam rangka mempererat koordinasi dan sinergi lintas lembaga di wilayah Kabupaten Seram […]

  • DPRD Nilai Pengelolaan Pariwisata Maluku Gagal, PAD Hanya Serap Rp300 Juta

    DPRD Nilai Pengelolaan Pariwisata Maluku Gagal, PAD Hanya Serap Rp300 Juta

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi IV DPRD Provinsi Maluku menilai pengelolaan sektor pariwisata oleh Dinas Pariwisata Provinsi belum memberikan dampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat. Minimnya inovasi dan gagalnya menjalin kemitraan dengan pihak ketiga menjadi catatan penting dalam rapat bersama OPD mitra, Selasa (8/7/2025). Wakil Ketua Komisi IV, Dali Syarifudin, menilai potensi wisata […]

  • Rakyat Maluku Berhak Menggugat Hak Dalam Pengelolaan Blok Masela

    Rakyat Maluku Berhak Menggugat Hak Dalam Pengelolaan Blok Masela

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Maluku wajib mempertanyakan hak sebagai pemilik Blok Masela sejak dini. Sebab, empiris menunjukkan hampir semua daerah penghasil tidak membawa kesejahteraan bagi rakyat. Selain itu, pengelolaan PI 10 persen tidak boleh dialihkan ke swasta. Hal ini terungkap dalam Webinar Nasional “Blok Masela, Rakyat Maluku Dapat Apa?” yang digelar Archipelago Solidarity Foundation bersama Politeknik Negeri Ambon, Rabu […]

  • Bawa Belasan Dokumen KNPI Laporkan Dugaan Ijazah Palsu MDR Ke GAKUMDU

    Bawa Belasan Dokumen KNPI Laporkan Dugaan Ijazah Palsu MDR Ke GAKUMDU

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buru hari mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu dan Sentra Gakumdu untuk menepati janjinya melaporkan Pelanggaran Administrasi yang di duga dilakukn oleh salah satu bakal calon kepala daerah berinisal MDR.  Ketua Knpi Kabupaten Buru Almuhajir Sipiel selaku (Pelapor) bersama fungsionaris Knpi dan di dampingi kuasa hukumnya […]

  • Peta Jalan ANSOR Menuju Muktamar: Konsep Nahdlatut Tujjar dan Masa Depan Kemandirian Ekonomi NU

    Peta Jalan ANSOR Menuju Muktamar: Konsep Nahdlatut Tujjar dan Masa Depan Kemandirian Ekonomi NU

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Masyuri Maswatu (Wasekjend GP Ansor) TAJUKMALUKU.COM- Muktamar Ansor tidak boleh dipandang semata sebagai agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Muktamar harus menjadi momentum untuk membaca perubahan zaman, mengevaluasi perjalanan gerakan, menyusun kembali orientasi perjuangan, dan menentukan posisi Ansor dalam arsitektur besar Nahdlatul Ulama. Sebab Ansor tidak berdiri sebagai organisasi yang terpisah dari ekosistem NU. Ansor merupakan […]

  • Sigap Hadapi Cuaca Ekstream. PLN UP3 Ambon Imbau Warga Waspada

    Sigap Hadapi Cuaca Ekstream. PLN UP3 Ambon Imbau Warga Waspada

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Hujan deras yang disertai angin kencang kembali melumpuhkan sejumlah jaringan listrik di Kota Ambon. Sejak Sabtu (21/6/2025), pemadaman terjadi di beberapa titik akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon tumbang, banjir, dan gangguan teknis pada aset kelistrikan milik PT PLN (Persero). General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Awat Tuhuloula, menyampaikan bahwa gangguan […]

expand_less