Breaking News
light_mode

Pitoyo Cs Diduga Alihkan Distribusi Sianida Ke Dua Lokasi Tambang Baru di Pulau Buru

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Aktivitas tambang emas ilegal di Pulau Buru belum sepenuhnya berhenti. Setelah perhatian publik dan aparat terkonsentrasi di Gunung Botak, pola distribusi tambang berpindah arah, menyebar ke titik-titik yang lebih senyap. Di antaranya, Desa Wapsalit dan Batu Boi. Kedua lokasi ini disebut-sebut mulai menjadi episentrum peredaman material emas, dengan pola kerja dan jaringan pasokan bahan kimia berbahaya yang tak jauh berbeda dari Gunung Botak.

Nama Pitoyo kembali muncul. Ia diduga sebagai penyedia bahan kimia tambang, terutama sianida, yang selama ini digunakan dalam proses ekstraksi emas. Informasi dari beberapa sumber menyebut Pitoyo kini menjadikan Batu Boi dan Wapsalit sebagai ladang baru untuk bisnis zat kimia berbahaya miliknya.

Wapsalit, yang terletak di Kecamatan Lolongguba, sebenarnya bukan nama baru dalam peta tambang emas Buru. Lokasi ini sempat ramai oleh aktivitas pendulangan pada 2016, lalu ditutup secara administratif oleh pemerintah. Namun berdasarkan pantauan lapangan dan citra satelit terbaru, lokasi ini kembali aktif, dan perlahan mulai disesaki pendulang. Apalagi, lokasinya jauh dari pusat keramaian, dan minim sorotan publik semakin memudahkan Pitoyo untuk bersbisnis sianida.

Berbeda dengan Wapsalit yang mudah diakses, Batu Boi merupakan kawasan yang hingga kini relatif masih tertutup hutan. Letaknya tidak jauh dari wilayah hutan konservasi. Pembukaan lahan di sana terpantau masih di bawah satu hektare, namun aktivitas awal sudah terdeteksi melalui penginderaan satelit. Akses jalan masih terbatas, dan belum ada jalur terbuka yang permanen.

Sumber yang memiliki akses ke jaringan distribusi bahan tambang menyebut bahwa peralatan dan bahan kimia termasuk cianida sudah mulai masuk ke Batu Boi. “Polanya masih sama seperti di Gunung Botak,” ujar salah satu narasumber.

Penggunaan sianida dalam proses peredaman emas sebenarnya masuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) yang diatur ketat. Namun, distribusinya di Pulau Buru berlangsung tanpa kendali dan pengawasan memadai. Drum-drum sering dikemas ulang, tanpa label, atau diselipkan dalam pengiriman seperti yang pernah terungkap di Namlea.

Pada 28 Maret 2023, sebuah kontainer berukuran 20 feet yang diangkut KM Dorolonda jatuh ke laut di Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru. Kontainer tersebut memuat campuran bahan B3, termasuk natrium sianida dan asam sianida, yang terungkap setelah pengujian laboratorium by Unpatti.

Kondisi ini menyebabkan ratusan ikan mati mendadak di Teluk Namlea, mempemparah kerusakan ekosistem laut. Setelah sekitar seminggu, kontainer tersebut dibongkar dan sampel diuji di Labfor Makassar. Hasilnya menunjukkan berbagai zat B3, termasuk asam nitrat, hidrogen peroksida, dan sianida.

Polisi sektor Buru kemudian menetapkan lima tersangka terkait pengiriman dan bongkar muat yang tidak memenuhi standar, termasuk pemilik barang, ekspedisi, dan operator crane. Ombudsman Maluku kemudian menyoroti kelalaian SOP dalam bongkar muat, kelalaian tali sling, dan kurangnya inspeksi kontainer B3 sejak awal—hingga berpotensi memfasilitasi penyelundupan merkuri atau sianida ke tambang ilegal Gunung Botak.

Dari rentetan peristiwa tersebut, Nama Pitoyo masih terus disebut, seakan kebal hukum, Pitoyo bersama kroni-kroninya diduga berperan sebagai aktor utama distributor Sianida yang beroperasi di wilayah Buru dan sekitarnya.*(01-F)

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Nasaruddin Puji Kerukunan Antar Umat Beragama di Maluku: “Senang Sekali Berkunjung Kesana”

    Menteri Nasaruddin Puji Kerukunan Antar Umat Beragama di Maluku: “Senang Sekali Berkunjung Kesana”

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mengaku senang sekali ketika berkunjung ke Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon. Menurutnya, di Maluku tingkat kerukunan antar umat beragama sangat kental. Hubungan harmonis antar pemuka agama di wilayah tersebut menjadi contoh nyata kehidupan toleran yang patut dijadikan teladan nasional. Hal itu disampaikan Nasaruddin saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kementerian […]

  • Soal Hilangnya Dokumen Disdik Maluku, Kuasa Hukum: Anisa Jadi Korban Penggiringan Opini

    Soal Hilangnya Dokumen Disdik Maluku, Kuasa Hukum: Anisa Jadi Korban Penggiringan Opini

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus hilangnya puluhan dokumen penting milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku terus menjadi sorotan publik. Meski sudah ditangani aparat penegak hukum, narasi-narasi yang berkembang di ruang publik justru dituding telah digiring untuk merusak reputasi salah satu pejabat dinas tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh S. Hamid Fakaubun, MH, kuasa hukum dari Anisa—salah satu pejabat […]

  • Putri Anggota DPRD Maluku Raih Medali Emas Taekwondo di Poltek Cup Makassar 2025

    Putri Anggota DPRD Maluku Raih Medali Emas Taekwondo di Poltek Cup Makassar 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Makassar,Tajukmaluku.com-Dua atlet muda asal Maluku, Kohati Syaqilah Letsoin dan Jody Lopulisa, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas pada ajang Poltek Cup Makassar 2025, kategori pemula cabang olahraga taekwondo. Salah satu peraih emas, Kohati Syaqilah Letsoin, merupakan putri dari Suleman Letsoin, anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai Hanura. Capaian ini menambah daftar panjang prestasi […]

  • Avtur Dari Lanud, Dioplos Jadi Solar, Di Jual Ke Kapal Cumi

    Avtur Dari Lanud, Dioplos Jadi Solar, Di Jual Ke Kapal Cumi

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus Polda Maluku sedang berjibaku membongkar praktik ilegal peredaran bahan bakar avtur yang dioplos menjadi solar. Penyelidikan dimulai dari penangkapan 15 ton avtur di kawasan Galala, Ambon, pada 27 Juni 2025 lalu. Kasus ini pun menyeret sedikitnya tiga tersangka yang kini telah diamankan penyidik. Volume avtur yang disita bukan sembarangan. Dalam […]

  • Awal Ramadan 1447 Hijriah di Negeri Tumalehu Barat SBB Jatuh 17 Februari 2026

    Awal Ramadan 1447 Hijriah di Negeri Tumalehu Barat SBB Jatuh 17 Februari 2026

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Negeri Tumalehu Barat bersama tokoh agama dan masyarakat menyepakati awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Kesepakatan tersebut diumumkan dalam musyawarah yang digelar di Masjid Arrahman, Negeri Tumalehu Barat, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Jumat (13/2/2026) lalu. Musyawarah dihadiri unsur pemerintah negeri, tokoh agama, tokoh […]

  • Lima Program Ka.Kanwil Kemenag Maluku “Par Maluku Pung BAE”

    Lima Program Ka.Kanwil Kemenag Maluku “Par Maluku Pung BAE”

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tim Kerja Hubungan Masyarakat (Humas) dan Publikasi Sekretariat Jenderal Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku meminta masyakarakat di wilayah ini ikut mendukung pelaksanaan program-program kerja strategis dari Kanwil Kemenag Provinsi Maluku. “Kami mengharapkan masyarakat di Maluku agar mendukung penuh program-program kerja yang dilaksanakan oleh bapak Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Maluku saat ini,” ucap Ketua Tim Humas […]

expand_less