Breaking News
light_mode

Pitoyo Cs Diduga Alihkan Distribusi Sianida Ke Dua Lokasi Tambang Baru di Pulau Buru

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 324
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Aktivitas tambang emas ilegal di Pulau Buru belum sepenuhnya berhenti. Setelah perhatian publik dan aparat terkonsentrasi di Gunung Botak, pola distribusi tambang berpindah arah, menyebar ke titik-titik yang lebih senyap. Di antaranya, Desa Wapsalit dan Batu Boi. Kedua lokasi ini disebut-sebut mulai menjadi episentrum peredaman material emas, dengan pola kerja dan jaringan pasokan bahan kimia berbahaya yang tak jauh berbeda dari Gunung Botak.

Nama Pitoyo kembali muncul. Ia diduga sebagai penyedia bahan kimia tambang, terutama sianida, yang selama ini digunakan dalam proses ekstraksi emas. Informasi dari beberapa sumber menyebut Pitoyo kini menjadikan Batu Boi dan Wapsalit sebagai ladang baru untuk bisnis zat kimia berbahaya miliknya.

Wapsalit, yang terletak di Kecamatan Lolongguba, sebenarnya bukan nama baru dalam peta tambang emas Buru. Lokasi ini sempat ramai oleh aktivitas pendulangan pada 2016, lalu ditutup secara administratif oleh pemerintah. Namun berdasarkan pantauan lapangan dan citra satelit terbaru, lokasi ini kembali aktif, dan perlahan mulai disesaki pendulang. Apalagi, lokasinya jauh dari pusat keramaian, dan minim sorotan publik semakin memudahkan Pitoyo untuk bersbisnis sianida.

Berbeda dengan Wapsalit yang mudah diakses, Batu Boi merupakan kawasan yang hingga kini relatif masih tertutup hutan. Letaknya tidak jauh dari wilayah hutan konservasi. Pembukaan lahan di sana terpantau masih di bawah satu hektare, namun aktivitas awal sudah terdeteksi melalui penginderaan satelit. Akses jalan masih terbatas, dan belum ada jalur terbuka yang permanen.

Sumber yang memiliki akses ke jaringan distribusi bahan tambang menyebut bahwa peralatan dan bahan kimia termasuk cianida sudah mulai masuk ke Batu Boi. “Polanya masih sama seperti di Gunung Botak,” ujar salah satu narasumber.

Penggunaan sianida dalam proses peredaman emas sebenarnya masuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) yang diatur ketat. Namun, distribusinya di Pulau Buru berlangsung tanpa kendali dan pengawasan memadai. Drum-drum sering dikemas ulang, tanpa label, atau diselipkan dalam pengiriman seperti yang pernah terungkap di Namlea.

Pada 28 Maret 2023, sebuah kontainer berukuran 20 feet yang diangkut KM Dorolonda jatuh ke laut di Pelabuhan Namlea, Kabupaten Buru. Kontainer tersebut memuat campuran bahan B3, termasuk natrium sianida dan asam sianida, yang terungkap setelah pengujian laboratorium by Unpatti.

Kondisi ini menyebabkan ratusan ikan mati mendadak di Teluk Namlea, mempemparah kerusakan ekosistem laut. Setelah sekitar seminggu, kontainer tersebut dibongkar dan sampel diuji di Labfor Makassar. Hasilnya menunjukkan berbagai zat B3, termasuk asam nitrat, hidrogen peroksida, dan sianida.

Polisi sektor Buru kemudian menetapkan lima tersangka terkait pengiriman dan bongkar muat yang tidak memenuhi standar, termasuk pemilik barang, ekspedisi, dan operator crane. Ombudsman Maluku kemudian menyoroti kelalaian SOP dalam bongkar muat, kelalaian tali sling, dan kurangnya inspeksi kontainer B3 sejak awal—hingga berpotensi memfasilitasi penyelundupan merkuri atau sianida ke tambang ilegal Gunung Botak.

Dari rentetan peristiwa tersebut, Nama Pitoyo masih terus disebut, seakan kebal hukum, Pitoyo bersama kroni-kroninya diduga berperan sebagai aktor utama distributor Sianida yang beroperasi di wilayah Buru dan sekitarnya.*(01-F)

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Jajaki Sinergi Strategis dengan The Natsepa dan PPI Saumlaki

    PLN Jajaki Sinergi Strategis dengan The Natsepa dan PPI Saumlaki

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon dan UP3 Saumlaki terus memperkuat sinergi dan komunikasi dengan pelanggan potensial. Melalui kunjungan langsung ke Hotel The Natsepa di Ambon dan Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI) Saumlaki di Kepulauan Tanimbar, Rabu (21/5/2025), PLN menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik […]

  • Paradox Efisiensi Anggaran 

    Paradox Efisiensi Anggaran 

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    War Is Peace. Freedom Is Slavery, Ignorance Is Strength (George Orwell dalam 1984)  Perang adalah Perdamaian, Kebebasan adalah perbudakan, ketidakpedulian adalah kekuatan, begitulah kalimat paradox Orwell guna mengolok-olok, mengejek kekuasaan yang gemar berperang. Paradox sendiri merupakan pikiran yang ingkar terhadap kenyataan. Sementara bagi Plato kondisi paradox hanya akan dialami oleh mereka yang terpenjara oleh pikiran […]

  • PLN UP3 Ternate Tingkatkan Layanan Kelistrikan Desa, 29 Desa Nikmati Listrik 24 Jam

    PLN UP3 Ternate Tingkatkan Layanan Kelistrikan Desa, 29 Desa Nikmati Listrik 24 Jam

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tidore,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku (UIW MMU) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pemerataan akses energi melalui Peresmian Peningkatan Pola Operasi 24 Jam Unit Listrik Desa (ULD) yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan ini dipusatkan di ULD Mare, Desa Maregam, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Peresmian peningkatan pola operasi […]

  • Anak Muda Jazirah Leihitu Dukung Pemekaran Kecamatan Leihitu

    Anak Muda Jazirah Leihitu Dukung Pemekaran Kecamatan Leihitu

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dukungan terhadap pemekaran wilayah di Jazirah Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, terus menguat. Kali ini, datang dari kalangan generasi muda, menandakan partisipasi aktif mereka dalam mendorong perubahan tata kelola wilayah. Tokoh pemuda setempat, Aril Salamena, menyatakan komitmen penuhnya mendukung Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pembentukan dua kecamatan baru: Leihitu Tengah Barat dan Leihitu Timur. Ranperda ini […]

  • Dorong Perekonomian dan Kesejahteraan, PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 7 Lokasi Kabupaten Kepulauan Aru

    Dorong Perekonomian dan Kesejahteraan, PLN UIW MMU Hadirkan Listrik 24 Jam di 7 Lokasi Kabupaten Kepulauan Aru

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Aru,Tajukmaluku.com-Setelah sukses meresmikan layanan listrik 24 jam penuh di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menorehkan pencapaian signifikan. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Dobo, PLN meningkatkan pola operasi kelistrikan di delapan lokasi di Kabupaten Kepulauan […]

  • PLN UIW MMU Kerahkan 16 Petugas BKO ke Aceh untuk Penormalan Jaringan Listrik Pasca Musibah Banjir

    PLN UIW MMU Kerahkan 16 Petugas BKO ke Aceh untuk Penormalan Jaringan Listrik Pasca Musibah Banjir

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) secara resmi melepas 16 petugas Badan Kesiapan Operasional (BKO) yang akan ditugaskan sementara di Lhokseumawe, Aceh-Sumatera. Pelepasan dilakukan langsung oleh General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, di Kantor PLN UIW MMU, Kamis (12/12/2025). Tim BKO ini terdiri dari personel dari berbagai unit pelaksana: UP3 […]

expand_less