Breaking News
light_mode

Maluku Siaga Bencana, BPBD Minta SK Tanggap Darurat Provinsi Diterbitkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 298
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku mendorong percepatan penetapan status tanggap darurat di tingkat provinsi. Hingga kini, baru tiga daerah di Maluku yang menetapkan status tersebut secara resmi: Kabupaten Buru Selatan, Kota Ambon, dan Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Memang ada beberapa daerah lain yang juga terdampak bencana, seperti Tual dan Maluku Tenggara, namun mereka baru menyampaikan laporan kejadian. Status tanggap darurat secara resmi belum ditetapkan,” kata Kepala BPBD Maluku, Syarif, kepada wartawan. Rabu (16/07/2025).

Berdasarkan SK tanggap darurat dari tiga daerah itu, BPBD akan mengusulkan agar Gubernur Maluku segera menerbitkan SK tanggap darurat provinsi. Menurut Syarif, hal ini menjadi landasan penting bagi percepatan penanganan bencana secara terintegrasi.

“Beberapa waktu ke depan setelah Pak Gubernur mengeluarkan SK tanggap darurat, baru kita lihat secara keseluruhan hal-hal mana yang akan diselesaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa status tanggap darurat merupakan syarat legal untuk mengakses dana tak terduga serta membuka jalur bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Dana tak terduga tidak bisa langsung dikeluarkan saat bencana terjadi. Namun harus ada dasar hukumnya. Dengan adanya SK tanggap darurat, bantuan dari BNPB juga bisa segera mengalir ke Maluku,” jelas Syarif.

Meski SK tanggap darurat provinsi belum diterbitkan, BPBD Maluku telah menyalurkan bantuan awal ke sejumlah wilayah terdampak, seperti Ambalau di Seram Bagian Barat. Bantuan itu berupa selimut, matras, makanan siap saji, dan beras.

“Hal-hal itu yang sementara kita bantu, sambil menunggu penetapan tanggap darurat oleh Pak Gubernur,” kata Syarif.

BPBD juga menggandeng sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Perhubungan. Koordinasi lintas sektor ini dinilai krusial dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Di sisi lain, Gubernur Maluku telah menghimbau seluruh kabupaten dan kota di wilayahnya agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan bencana lanjutan dalam waktu dekat.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Hidup Tinggi, UMP Maluku 2026 Hanya Naik Rp 192 Ribu

    Biaya Hidup Tinggi, UMP Maluku 2026 Hanya Naik Rp 192 Ribu

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Upah Minimum Provinsi (UMP) Maluku per tahun 2026 naik menjadi Rp 3.334.490 dari tahun sebelumnya Rp 3.141.700. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Nomor 5430 Tahun 2025 tentang penetapan upah minimum dan upah minimum sektoral provinsi tahun 2026. Jumlah kenaikan UMP yang hanya bertambah Rp 192.790 itu dinilai kurang layak jika dibandingkan […]

  • Desa Pancoran Teraliri Listrik, Wujud PLN Pemerataan Akses Energi di Kepulauan

    Desa Pancoran Teraliri Listrik, Wujud PLN Pemerataan Akses Energi di Kepulauan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Taliabu Barat,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan akses energi hingga ke wilayah kepulauan dan pelosok Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui suksesnya penyalaan listrik di Desa Pancoran, Kecamatan Taliabu Barat, yang selama ini belum sepenuhnya mendapatkan layanan kelistrikan. Penyalaan yang dilaksanakan oleh UP3 Ternate dan […]

  • Pilkada dan Cinta yang Buta

    Pilkada dan Cinta yang Buta

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Abe Yanlua “Love looks not with the eyes, but with the mind” -William Shakespeare Pagi cerah semilir angin bulan oktober berhembus membawa pesan musim hangat, saya hendak menemui seorang kerabat dosen pada fakultas ekonomi Universitas Pattimura, yang baru saya kenali beberapa hari lalu, dan sepanjang perjalanan, jalan-jalan kota dihiasi poster dan baliho para politis, […]

  • Refleksi 65 Tahun PMII: Kaderisasi atau Penindasan Intelektual?

    Refleksi 65 Tahun PMII: Kaderisasi atau Penindasan Intelektual?

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Lana AI Tanggal 17 April 2025, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) resmi memasuki usia 65 tahun. Usia yang tidak lagi muda, cukup untuk disebut “dewasa” dalam istilah organisasi. Namun kedewasaan tidak semata ditentukan oleh angka, sebagaimana tidak semua uban adalah tanda kebijaksanaan—bisa jadi hanya penanda stres karena terlalu banyak rapat pleno yang tak berkesudahan. […]

  • Tual Pertahankan WTP, Walikota Akhmad Yani Renuat Terima Penghargaan Kedua

    Tual Pertahankan WTP, Walikota Akhmad Yani Renuat Terima Penghargaan Kedua

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Kota Tual kembali torehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku dalam sebuah seremoni di Ambon, Selasa (27/5/2025). Wali Kota Tual, H. Akhmad […]

  • Buah Sukun, Tanaman Tropis  Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    Buah Sukun, Tanaman Tropis Maluku jadi ‘Future Food’ Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tanaman tropis dari Provinsi Maluku, Buah Sukun dinilai mampu menjadi solusi untuk pangan masa depan dunia, ditengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis pangan dan perubahan iklim. Pasalnya, Sukun memiliki kandungan karbohidrat tinggi, bebas gluten, serta kaya serat dan mineral seperti vitamin C dan magnesium. Teksturnya yang padat dan rasanya yang netral membuat buah ini fleksibel […]

expand_less