Breaking News
light_mode

Abaikan Instruksi Presiden, Pembentukan Kopdes Merah Putih di Kabupaten Buru Dinilai Cacat Prosedur

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • visibility 542
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku dinilai berpotensi cacat prosedur sejak awal.

SEMMI Cabang Buru menemukan praktik penggabungan lima desa dalam satu titik pembentukan, sebuah pola yang bertolak belakang dengan aturan resmi yang mewajibkan pembentukan koperasi di setiap desa secara mandiri.

Darman Umamiti, Ketua Umum SEMMI Cabang Buru, menyebut langkah itu sebagai pembangkangan terhadap regulasi yang sudah tercantum dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025 dan Surat Edaran Menteri Koperasi No. 1 Tahun 2025 tentang juknis pembentukan Kopdes.

Menurut regulasi tersebut, koperasi desa harus dibentuk per desa, bukan digabungkan secara massal. Namun faktanya, Desa Ubung, Waiperang, Waimiting, Jikumerasa, dan Sawa justru dipaksa gabung dalam satu proses pembentukan yang dipusatkan di Desa Jikumerasa.

“Pembentukan Kopdes ini serampangan. Ini menabrak instruksi Presiden dan pedoman Menteri,” kata Darman, Minggu (30/11/2025).

Kekecewaan itu memuncak ketika SEMMI menyampaikan temuan ini dalam audiensi resmi dengan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Buru, Bahrudin Besan. Alih-alih merespons dengan baik, Kadis justru berujar bahwa proses itu “tidak bisa diubah lagi karena mahal.”

Darman menilai pernyataan itu melecehkan akal sehat publik. “Regulasi itu dibuat untuk ditaati, bukan dinegosiasikan dengan alasan biaya. Kalau sudah salah dari awal, memperbaiki itu kewajiban, bukan pilihan,” ujarnya.

SEMMI menegaskan, pemaksaan model koperasi satu atap ini bukan hanya berpotensi membatalkan legitimasi kelembagaan, tetapi juga membuka risiko masalah hukum di kemudian hari. Lebih jauh, pola ini bisa mematikan tujuan dasar Kopdes: memperkuat ekonomi warga di tingkat desa, bukan mengonsolidasikannya secara serampangan.

Darman mendesak Dinas Koperasi Kabupaten Buru segera melakukan koreksi struktural. Menurutnya, pemerintah daerah tak boleh membiarkan program nasional yang strategis berubah menjadi formalitas administratif.

“Kalau Kopdes dibentuk hanya untuk memenuhi laporan, bukan untuk melayani warga, maka sejak awal program ini sudah gagal,” tegasnya.

SEMMI menyatakan akan terus mengawasi proses ini dan siap membawa temuan tersebut ke tingkat provinsi maupun kementerian jika tidak ada langkah perbaikan segera dari Dinas Koperasi Buru.* (01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FORHATI Maluku, KAHMI dan LPMP Kolaborasi Edukasi Pelajar SMA Negeri 11 Ambon tentang Bahaya HIV/AIDS

    FORHATI Maluku, KAHMI dan LPMP Kolaborasi Edukasi Pelajar SMA Negeri 11 Ambon tentang Bahaya HIV/AIDS

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Majelis Wilayah Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Provinsi Maluku berkolaborasi dengan KAHMI Kota Ambon, dan Lembaga Pemerhati Masyarakat Perkotaan (LPMP) menggelar sosialisasi bahaya dan pencegahan HIV/AIDS bagi kalangan remaja di SMA Negeri 11 Ambon. Kamis (23/7/2026). Kegiatan itu sebagai upaya memperkuat edukasi kesehatan bagi generasi muda dengan menekankan pentingnya pengetahuan sejak dini untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS […]

  • Mantan Gubernur Karel Temui Ka.Kanwil, Keduanya Bahas Program Strategis dan Berbagi Pengalaman Membangun Kerukunan di Maluku

    Mantan Gubernur Karel Temui Ka.Kanwil, Keduanya Bahas Program Strategis dan Berbagi Pengalaman Membangun Kerukunan di Maluku

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., menerima kunjungan Mantan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu. Keduanya membahas program pembangunan strategis di bidang keagamaan, sekaligus berbagi pengalaman membangun kerukunan di bumi raja-raja ini. Dalam pertemuan yang diwarnai suasana penuh keakraban ini, Ka.Kanwil didampingi para pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag […]

  • Sepi Pengunjung, Booth UMKM di Areal Gong Perdamaian Terancam Jadi Besi Tua

    Sepi Pengunjung, Booth UMKM di Areal Gong Perdamaian Terancam Jadi Besi Tua

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kawasan Gong Perdamaian Dunia yang selama ini dibanggakan sebagai salah satu ikon pariwisata di Kota Ambon tampak terlihat sunyi. Deretan booth container UMKM yang dibangun di jantung kota itu kini banyak yang tutup. Dari 19 booth yang tersedia, sebagian besar tidak lagi beroperasi akibat minimnya pengunjung dan anjloknya pendapatan pedagang. Kondisi itu diakui salah satu […]

  • KAAKI Maluku Ingatkan Kadis DPMDes Tuntaskan Kelengkapan Administrasi 18 Desa Persiapan di SBT

    KAAKI Maluku Ingatkan Kadis DPMDes Tuntaskan Kelengkapan Administrasi 18 Desa Persiapan di SBT

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAAKI) Maluku mengingatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) untuk segera menuntaskan kelengkapan administrasi 18 desa persiapan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Direktur KAAKI Maluku, Poyo Sohilauw mengatakan, hal itu lantaran saat ini sudah memasuki pertengahan tahun 2026 dan sebentar lagi memasuki tahun 2027. Mengingat, kelengkapan administrasi tersebut seharusnya sudah […]

  • Pilkada: Menegakkan Hukum dan Keamanan demi Stabilitas dan Keadilan Masyarakat

    Pilkada: Menegakkan Hukum dan Keamanan demi Stabilitas dan Keadilan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M. Nur Latuconsina [Wasekjend Bidang PB HMI]  Dalam setiap penyelenggaraan pemilihan umum, pemilihan kepala daerah membawa tantangan yang sangat besar yang ditujukan bukan hanya bagi calon kepala daerah tersebut, namun pada setiap elemen masyarakat. Pilkada seharusnya dimaknai sebagai saat yang tepat untuk mengejawantahkan semua proses-proses politik yang ada, bahkan untuk mendorong tegaknya hukum dan ketertiban […]

  • Putri Hastari Nilai Dua Draf Kepemimpinan Bertentangan dengan Mekanisme Konfercab HMI Ambon

    Putri Hastari Nilai Dua Draf Kepemimpinan Bertentangan dengan Mekanisme Konfercab HMI Ambon

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dinamika Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXXIV Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ambon menuai berbagai sorotan. Munculnya dua draf kepemimpinan dinilai berpotensi melemahkan konsolidasi dan mencederai mekanisme organisasi. Putri Hastari, Ketua Bidang Agraria dan Kemaritiman HMI Cabang Ambon demisioner menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam proses demokrasi merupakan hal wajar. Namun, menurutnya, perbedaan tersebut tidak boleh memicu pada perpecahan […]

expand_less