Breaking News
light_mode

Sepi Pengunjung, Booth UMKM di Areal Gong Perdamaian Terancam Jadi Besi Tua

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kawasan Gong Perdamaian Dunia yang selama ini dibanggakan sebagai salah satu ikon pariwisata di Kota Ambon tampak terlihat sunyi. Deretan booth container UMKM yang dibangun di jantung kota itu kini banyak yang tutup. Dari 19 booth yang tersedia, sebagian besar tidak lagi beroperasi akibat minimnya pengunjung dan anjloknya pendapatan pedagang.

Kondisi itu diakui salah satu pelaku UMKM yang meminta identitasnya disembunyikan. Kepada media Tajukmaluku.com ia mengatakan aktivitas jual beli di kawasan tersebut nyaris mati di hari-hari biasa.

“Pengunjung hampir tidak ada. Kadang pendapatan paling tinggi cuma Rp50 ribu sehari. Bahkan sering pulang dengan tangan kosong,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, keramaian hanya terjadi saat ada event tertentu atau malam Minggu. Itu pun tidak berlangsung stabil.

“Kalau malam Minggu atau ada kegiatan baru bisa dapat Rp150-200 ribu. Tapi setelah itu sepi lagi,” ujarnya.

Situasi tersebut membuat banyak pelaku UMKM di kawasan tersebut memilih menghentikan usaha mereka. Sebab pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus ditanggung.

Setiap bulan pelaku UMKM ini dikenakan biaya sewa Rp450 ribu per bulan ditambah uang kebersihan Rp50 ribu.

Bagi pedagang dengan omzet yang bahkan tidak mencapai Rp500 ribu per bulan, angka itu dinilai sangat berat.

“Kadang kita tidak bayar karena mau bayar pakai apa. Pendapatan saja tidak cukup. Dan biasanya itu dimengerti juga oleh pihak Dispar Maluku,” katanya.

Ironisnya, kawasan yang dibangun dengan embel-embel penguatan ekonomi kreatif dan wisata itu justru gagal menciptakan ekosistem pengunjung. Pemerintah Provinsi dalam hal ini terlihat lebih fokus membangun fisik kawasan dibanding memastikan keberlangsungan ekonomi para pelaku UMKM di dalamnya.

Minimnya aktivitas wisata, lemahnya promosi, hingga buruknya tata kelola kawasan membuat Gong Perdamaian Dunia kehilangan daya tarik. Booth-booth yang semestinya menjadi pusat aktivitas ekonomi kini berubah seperti besi tua yang menunggu waktu untuk dibuang.

Masalah lain juga muncul dari sisi keamanan. Sejumlah booth dilaporkan pernah dibobol pencuri. Para pelaku diduga masuk dengan melompati pagar belakang kawasan sebelum membongkar isi container pedagang.

“Kejadian pembobolan sudah berulang kali terjadi. Mereka masuk dari belakang, lompat pagar lalu membobol booth dari belakang.” ujar sumber tersebut.

Kondisi ini memperlihatkan rapuhnya pengelolaan kawasan wisata oleh pemerintah daerah. Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dinilai gagal membangun model pengembangan UMKM yang berkelanjutan. Infrastruktur dibangun, tetapi arus perekenomian tidak diciptakan. Booth disiapkan, tetapi pasar dibiarkan mati.

Padahal, dalam berbagai kesempatan, sektor UMKM selalu dijadikan jargon pembangunan ekonomi daerah. Namun kenyataan di lapangan berbanding terbalik, pelaku usaha kecil ini hanya dijadikan gimmic. Mereka dibiarkan bertahan sendiri ditengah kawasan wisata yang tak lagi terlihat menarik.

Situasi ini bila terus dibiarkan, kawasan Gong Perdamaian Dunia hanya akan menjadi proyek estetika tanpa kehidupan ekonomi. Sebuah etalase wisata yang hanya layak dijadikan tempat selfi.

Hingga berita ini tayang, pihak Dinas Pariwisata Provinsi Maluku belum berhasil dihubungi.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangkap Pelaku, Kapolres Bongkar Motif Pembakaran Kantor KPU BURU. Benarkah hanya Bendahara?

    Tangkap Pelaku, Kapolres Bongkar Motif Pembakaran Kantor KPU BURU. Benarkah hanya Bendahara?

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-Kasus pembakaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru pada 28 Februari 2025 akhirnya terungkap. Berdasarkan penyelidikan intensif yang dilakukan Polres Buru, terungkap bahwa pembakaran tersebut direncanakan dan dilakukan oleh tiga orang, dengan salah satunya berperan sebagai dalang utama. Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, dalam konferensi pers yang digelar Sabtu siang (19/4), mengungkapkan bahwa motif […]

  • Gubernur Bali Apresiasi Gerak Cepat PLN Atasi Gangguan Kelistrikan

    Gubernur Bali Apresiasi Gerak Cepat PLN Atasi Gangguan Kelistrikan

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Denpasar,Tajukmaluku.com-Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi gerak cepat PT PLN (Persero) dalam mengatasi gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Bali pada Jumat (2/5). Sejak awal terjadinya gangguan, dirinya menjelaskan bahwa PLN langsung menindaklanjuti dengan menggelar rapat virtual. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo juga terus melaporkan tiap perkembangan upaya pemulihan sistem kelistrikan sejak awal gangguan terjadi […]

  • PLN UP3 Saumlaki Sukses Jaga Keandalan Listrik di Malam Puncak HUT ke-26 KKT

    PLN UP3 Saumlaki Sukses Jaga Keandalan Listrik di Malam Puncak HUT ke-26 KKT

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Saumlaki,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Saumlaki, berhasil memastikan pasokan listrik tetap menyala tanpa gangguan selama malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT). Perayaan yang berlangsung meriah di pusat Kota Saumlaki dan dihadiri ribuan masyarakat, tokoh adat, hingga […]

  • PLN UP3 Sofifi dengan Pemda Malut Gelar World Cleanup Day 2025

    PLN UP3 Sofifi dengan Pemda Malut Gelar World Cleanup Day 2025

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-Dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan bersih-bersih massal. Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara ini dipusatkan di Pelabuhan Speed Sofifi dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, […]

  • Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Senator Maluku: MBG Belum Siap jadi Program Unggulan

    Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Senator Maluku: MBG Belum Siap jadi Program Unggulan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komite I DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menanggapi aksi unjuk rasa “Menuju Indonesia Bangkrut” yang digelar BEM Universitas Indonesia (UI) bersama mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026. Senator yang akrab disapa Boy Latuconsina itu meminta Presiden Prabowo Subianto menerima dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Menurutnya, salah […]

  • Maluku Siaga Bencana, BPBD Minta SK Tanggap Darurat Provinsi Diterbitkan

    Maluku Siaga Bencana, BPBD Minta SK Tanggap Darurat Provinsi Diterbitkan

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku mendorong percepatan penetapan status tanggap darurat di tingkat provinsi. Hingga kini, baru tiga daerah di Maluku yang menetapkan status tersebut secara resmi: Kabupaten Buru Selatan, Kota Ambon, dan Kabupaten Seram Bagian Barat. “Memang ada beberapa daerah lain yang juga terdampak bencana, seperti Tual dan Maluku Tenggara, namun mereka […]

expand_less