Breaking News
light_mode

Sepi Pengunjung, Booth UMKM di Areal Gong Perdamaian Terancam Jadi Besi Tua

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kawasan Gong Perdamaian Dunia yang selama ini dibanggakan sebagai salah satu ikon pariwisata di Kota Ambon tampak terlihat sunyi. Deretan booth container UMKM yang dibangun di jantung kota itu kini banyak yang tutup. Dari 19 booth yang tersedia, sebagian besar tidak lagi beroperasi akibat minimnya pengunjung dan anjloknya pendapatan pedagang.

Kondisi itu diakui salah satu pelaku UMKM yang meminta identitasnya disembunyikan. Kepada media Tajukmaluku.com ia mengatakan aktivitas jual beli di kawasan tersebut nyaris mati di hari-hari biasa.

“Pengunjung hampir tidak ada. Kadang pendapatan paling tinggi cuma Rp50 ribu sehari. Bahkan sering pulang dengan tangan kosong,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, keramaian hanya terjadi saat ada event tertentu atau malam Minggu. Itu pun tidak berlangsung stabil.

“Kalau malam Minggu atau ada kegiatan baru bisa dapat Rp150-200 ribu. Tapi setelah itu sepi lagi,” ujarnya.

Situasi tersebut membuat banyak pelaku UMKM di kawasan tersebut memilih menghentikan usaha mereka. Sebab pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya operasional yang harus ditanggung.

Setiap bulan pelaku UMKM ini dikenakan biaya sewa Rp450 ribu per bulan ditambah uang kebersihan Rp50 ribu.

Bagi pedagang dengan omzet yang bahkan tidak mencapai Rp500 ribu per bulan, angka itu dinilai sangat berat.

“Kadang kita tidak bayar karena mau bayar pakai apa. Pendapatan saja tidak cukup. Dan biasanya itu dimengerti juga oleh pihak Dispar Maluku,” katanya.

Ironisnya, kawasan yang dibangun dengan embel-embel penguatan ekonomi kreatif dan wisata itu justru gagal menciptakan ekosistem pengunjung. Pemerintah Provinsi dalam hal ini terlihat lebih fokus membangun fisik kawasan dibanding memastikan keberlangsungan ekonomi para pelaku UMKM di dalamnya.

Minimnya aktivitas wisata, lemahnya promosi, hingga buruknya tata kelola kawasan membuat Gong Perdamaian Dunia kehilangan daya tarik. Booth-booth yang semestinya menjadi pusat aktivitas ekonomi kini berubah seperti besi tua yang menunggu waktu untuk dibuang.

Masalah lain juga muncul dari sisi keamanan. Sejumlah booth dilaporkan pernah dibobol pencuri. Para pelaku diduga masuk dengan melompati pagar belakang kawasan sebelum membongkar isi container pedagang.

“Kejadian pembobolan sudah berulang kali terjadi. Mereka masuk dari belakang, lompat pagar lalu membobol booth dari belakang.” ujar sumber tersebut.

Kondisi ini memperlihatkan rapuhnya pengelolaan kawasan wisata oleh pemerintah daerah. Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dinilai gagal membangun model pengembangan UMKM yang berkelanjutan. Infrastruktur dibangun, tetapi arus perekenomian tidak diciptakan. Booth disiapkan, tetapi pasar dibiarkan mati.

Padahal, dalam berbagai kesempatan, sektor UMKM selalu dijadikan jargon pembangunan ekonomi daerah. Namun kenyataan di lapangan berbanding terbalik, pelaku usaha kecil ini hanya dijadikan gimmic. Mereka dibiarkan bertahan sendiri ditengah kawasan wisata yang tak lagi terlihat menarik.

Situasi ini bila terus dibiarkan, kawasan Gong Perdamaian Dunia hanya akan menjadi proyek estetika tanpa kehidupan ekonomi. Sebuah etalase wisata yang hanya layak dijadikan tempat selfi.

Hingga berita ini tayang, pihak Dinas Pariwisata Provinsi Maluku belum berhasil dihubungi.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala

    PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen! Sumut Kembali Menyala

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sumut,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025. Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN yang […]

  • Rayakan Milad ke 18, YBM PLN UIW MMU Salurkan Bantuan kepada Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel

    Rayakan Milad ke 18, YBM PLN UIW MMU Salurkan Bantuan kepada Anak Yatim, Dhuafa hingga Kaum Difabel

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mengikuti acara Tasyakuran Milad Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN ke 18, Kamis (26/9/2024).Acara syukuran itu digelar secara hybrid, yakni online dan offline, serta diikuti oleh unit PLN di seluruh daerah, termasuk Maluku dan Maluku Utara. Hadir dalam acara tersebut, General Manager […]

  • PLN Siagakan Listrik Andal untuk Sukseskan Ujian Seleksi P3K di Kota Tual

    PLN Siagakan Listrik Andal untuk Sukseskan Ujian Seleksi P3K di Kota Tual

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang digelar oleh Pemerintah Kota Tual.Hal ini dilakukan dengan menyiagakan tim teknis dan menyiapkan berbagai langkah preventif guna menjamin ujian yang diikuti […]

  • Raja Negeri Batu Merah Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Nataru

    Raja Negeri Batu Merah Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Nataru

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Raja Negeri Batu Merah, Kota Ambon, Ali Hatala mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Imbauan itu disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan adat dalam menjaga persatuan serta keharmonisan hidup orang basudara di […]

  • Gelar FGD dan Deklarasi RUU POLRI. DPP HOLISTIK: Demi Penegakan Hukum, RUU Polri Harus Disahkan Menjadi UU

    Gelar FGD dan Deklarasi RUU POLRI. DPP HOLISTIK: Demi Penegakan Hukum, RUU Polri Harus Disahkan Menjadi UU

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Rancangan Undang-undang Perubahan Ketiga atas UU 2/2002 Tentang Kepolisian Negara Indonesia (Polri) mendapat dukungan untuk disahkan. Salah satu dukungan datang dari Pimpinan Pusat Holistik Institute. Ketua Umum DPP HOLISTIK, M. Nur Latuconsina meyakini RUU Polri akan membuat penegakan hukum semakin kuat, sehingga pihaknya mendukung dan meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera mengesahkan RUU tersebut.  Dalam […]

  • Wakil Rakyat Geram Dexlite Naik Harga: Cermin Buruknya Perhatian Pemerintah Pusat ke Daerah

    Wakil Rakyat Geram Dexlite Naik Harga: Cermin Buruknya Perhatian Pemerintah Pusat ke Daerah

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo geram atas kebijakan kenaikan harga BBM jenis dexlite yang tembus Rp 26 ribu per liter. Menurutnya, kenaikan Dexlite secara otomatis menegaskan arah kebijakan Pempus yang memangkas usulan Pemda Maluku untuk jenis BBM bersubsidi. “Kebijakan Pempus menaikan harga BBM jenis Dexlite, pada sisi lain memangkas usulan Pemda untuk BBM […]

expand_less