Breaking News
light_mode

APK Menyalahi Aturan, PERMAHI Ambon Harap BAWASLU Bertindak Tegas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com– Direktur Lembaga Kajian dan Pengawasan Penegak Hukum (LKPPH) Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kota Ambon, Saputra Belassa, mengatakan perlu adanya tindakan tegas terhadap pemasangan alat peraga kampanye di berbagai tempat. Rabu (30/10/2024).

Alat peraga kampanye (APK) merupakan bagian dari sarana atau metode kampanye yang merupakan hak peserta pemilu untuk bersosialisasi dan/atau menyampaikan visi misi nya kepada masyarakat, akan tetapi hal pemasangan Apk tersebut perlu diperhatikan sebagai mana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Secara khusus penggunaan bahan kampanye, agar tidak menyalahi aturan ada regulasi yang mengatur terkait penempatan atau penempelan alat peraga kampanye (APK), dalam pasal 70 dan pasal 71 UU No 7 THN 2007 Tentang Pemilu bahwa “Bahan kampanye dilarang ditempelkan atau beredar di tempat ibadah, rumah sakit atau tempat layanan kesehatan, tempat pendidikan, baik gedung atau halaman sekolah/perguruan tinggi. serta dilarang dipasang di gedung atau fasilitas milik pemerintah, jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik atau taman serta pepohonan”. Papar, Saputra.

Dengan demikian hal tersebut perlu tindakan tegas & cepat oleh Badan pengawas pemilu (Bawaslu) agar proses penyelenggaraan demokrasi khususnya prosedur pemasangan APK sesuai dengan protap serta ketentuan yang berlaku.

Harapanya Bawaslu Kota Ambon maupun provinsi Maluku sebagai badan pengawasan penyelenggara pemilu dan satpol pp kota sebagai penegak perlu adanya koordinasi yang cepat in casu memantau dan melihat APK yang menyalahi aturan agar segera bertindak tegas sebagaimana yang telah di atur oleh undang-undang. Ujar Dir LKPPH Dpc PERMAHI Ambon. *Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut HLN Ke-79, Donasi Insan PLN Terangi 3.725 Keluarga se-Indonesia

    Sambut HLN Ke-79, Donasi Insan PLN Terangi 3.725 Keluarga se-Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com- Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79, PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream memberikan bantuan listrik gratis kepada 3.725 keluarga kurang mampu secara serentak di seluruh Indonesia pada Rabu (23/10). Program bantuan yang berasal dari donasi para pegawai PLN ini total telah menjangkau 28.488 keluarga sejak diluncurkan pertama kali di tahun 2020. […]

  • Tingkatkan Layanan Kelistrikan Jelang Ramadhan, PLN UIW MMU Kunjungi Pelanggan Potensial Semen Tonasa dan Unpatti

    Tingkatkan Layanan Kelistrikan Jelang Ramadhan, PLN UIW MMU Kunjungi Pelanggan Potensial Semen Tonasa dan Unpatti

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Jelang Bulan Ramadan, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melakukan kunjungan ke stakeholder, yakni PT Semen Tonasa Indonesia dan Universitas Pattimura (Unpatti) di Ambon. Kunjungan kerja bidang niaga dan manajemen PLN UIW MMU ini dilakukan untuk meninjau layanan kelistrikan, memastikan kesiapan infrastruktur, dan menjalin kerja sama dengan mitra bisnis. Kunjungan ini […]

  • Ironi Masyarakat Adat ditengah Pembangunan “Modern”

    Ironi Masyarakat Adat ditengah Pembangunan “Modern”

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN A. M Sangadji Ambon; Wakabid Riset dan Perguruan Tinggi KNPI Maluku; Pemerhati Psikologi Lingkungan) Tajukmaluku.com-“Wilayah kami sangat luas. Suatu hari, datang orang yang ingin membelinya. Awalnya kami menolak, tapi tekanan demi tekanan terus datang hingga akhirnya kami menyerah. Kami menjual tanah itu dan mendapat uang dalam […]

  • Peduli Kemanusiaan, PLN UP3 Sofifi Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Rua – Ternate

    Peduli Kemanusiaan, PLN UP3 Sofifi Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Rua – Ternate

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate, TajukMaluku.com–  PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Rabu (28/8/2024). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menuturkan, penyaluran bantuan itu merupakan bagian dari komitmen PLN terhadap isu […]

  • Pj Kades Waeperang Pecat Massal Perangkat Desa, Diduga Bermotif Balas Dendam Politik

    Pj Kades Waeperang Pecat Massal Perangkat Desa, Diduga Bermotif Balas Dendam Politik

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Buru,Tajukmaluku.com-Kekuasaan tampaknya terlalu dini mengubah haluan akal sehat Abukasim Umanailo. Baru beberapa waktu menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Waeperang, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru, Abukasim langsung memicu kegaduhan publik dan stabilitas desa dengan tindakan kontroversialnya. Memecat seluruh perangkat pemerintah desa. Enam tenaga Posyandu, empat petugas Linmas, seluruh Ketua RT dan RW, sekretaris desa, hingga staf admnistrasi […]

  • Ketwil GMPI Maluku: Perdamaian adalah Harta Paling Berharga

    Ketwil GMPI Maluku: Perdamaian adalah Harta Paling Berharga

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Wilayah Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Maluku, Bansa Hadi Sella, menyerukan kepada seluruh masyarakat Maluku untuk menjaga perdamaian dan tidak mudah terprovokasi menyusul peristiwa bentrokan antar kelompok warga yang terjadi di Kawasan Tugu Trikora, Ambon, kemarin malam. Peristiwa yang bermula dari aksi balap liar dan mabuk-mabukan tersebut telah menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Adhit […]

expand_less