Breaking News
light_mode

Bahas 683 Kasus HIV/AIDS di Maluku Selama 2025, Ini Usulan KNPI Saat Rakor Pemprov dengan KPA

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 564
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Provinsi Maluku Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Kamis (13/11/2025).

Rakor digelar lantaran kasus HIV/AIDS di Provinsi Maluku telah mencapai 683 kasus, terhitung Januari hingga September 2025.

Mewakili KNPI Maluku dalam pertemuan tersebut, Sally Antonio, Fungsionaris KNPI Maluku mengatakan, upaya penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) di kabupaten/kota belum maksimal.

Untuk itu, dia mengaku prihatin sekaligus mendorong kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas masih terbatasnya upaya pemeriksaan dan penanggulangan penyakit HIV/AIDS serta IMS di sejumlah kabupaten/kota.

“Berdasarkan pengamatan dan laporan lapangan, ditemukan bahwa sebagian wilayah kabupaten/kota di Maluku belum memiliki akses yang memadai terhadap layanan pemeriksaan, konseling, serta pengobatan HIV/AIDS dan IMS. Kondisi ini berpotensi mempercepat penyebaran penyakit serta menghambat upaya pemerintah dalam menekan angka kasus baru di tingkat provinsi,” katanya.

Sehubungan dengan hal tersebut, dia mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk memperkuat koordinasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten/kota, dan lembaga terkait (termasuk LSM dan komunitas) guna memastikan layanan deteksi dini dan pengobatan HIV/IMS tersedia secara merata di seluruh wilayah.

Meningkatkan alokasi anggaran kesehatan untuk pengadaan alat pemeriksaan (VCT, reagen, alat rapid test) serta pelatihan tenaga kesehatan di daerah-daerah terpencil.

Melaksanakan program jemput bola (mobile clinic) untuk pemeriksaan dan konseling HIV/IMS di wilayah dengan akses fasilitas kesehatan terbatas.

Mengintensifkan kampanye edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan HIV/AIDS dan IMS melalui media lokal, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan.

Memperkuat sistem pelaporan dan pemantauan kasus agar data epidemiologis HIV/IMS di Provinsi Maluku dapat lebih akurat dan menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.

“Saya percaya bahwa dengan dukungan kebijakan, anggaran, serta kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, Pemerintah Provinsi Maluku dapat menekan laju peningkatan kasus HIV/AIDS dan IMS, sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyakit menular ini. Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di Provinsi Maluku. Besar harapan kami agar Pemerintah Provinsi dapat menindaklanjuti dengan langkah nyata yang terukur dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Foto: Sally Antonio Dalam Rakor Bersama Pemprov dan KPA Maluku

Dia menambahkan, peningkatan kasus HIV/AIDS dan IMS di Kota Ambon, serta maraknya pembangunan bar dan diskotik yang berdampak pada perilaku sosial masyarakat, khususnya anak muda.

Dia juga mempertanyakan, apa dasar kebijakan pemerintah dalam memberikan izin pembangunan bar, kafe malam, dan diskotik di wilayah Kota Ambon. Serta bagaimana pengawasan pemerintah terhadap aktivitas tempat hiburan malam yang berpotensi memicu pergaulan bebas, penyalahgunaan alkohol, dan seks bebas di kalangan remaja.

“Apakah ada regulasi atau Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur jarak lokasi bar/diskotik dari tempat ibadah, sekolah, atau pemukiman penduduk? Apa langkah pemerintah dalam menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi (investasi dan hiburan) dengan nilai moral, sosial, dan kesehatan masyarakat?” cetus Antonio.

Antonio menyarankan, agar perlu dilakukan kampanye masif dan berkelanjutan tentang bahaya HIV/AIDS dan IMS, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja muda. Melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan komunitas lokal dalam sosialisasi nilai-nilai moral dan kesehatan reproduksi.

Kemudian, Pemerintah perlu meninjau kembali izin operasi bar dan diskotik, terutama yang dekat dengan wilayah pendidikan dan pemukiman. Diperlukan tim pengawasan terpadu (Satpol PP, Kepolisian, Dinas Pariwisata, dan Dinas Sosial) untuk mengontrol kegiatan yang berpotensi negatif.

“Serta alternatif positif bagi anak muda yaitu kembangkan ruang kreatif, kegiatan seni, olahraga, dan kewirausahaan agar anak muda memiliki wadah positif untuk berekspresi.Dorong pembentukan komunitas peduli HIV/AIDS dan perilaku sehat di sekolah dan kampus. Pemerintah juga perlu menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) pencegahan HIV/AIDS yang terintegrasi dengan penataan tata ruang kota, kebijakan hiburan malam, dan program kesehatan masyarakat,” tandas Antonio.

Adapun dalam rapat, terungkap beberapa tantangan dalam penanggulangan HIV/AIDS di bumi raja-raja lantaran beberapa hal antara lain:

  1. Keterbatasan sarana dan prasarana pendukung layanan HIV IMS di kabupaten/kota.
  2. Masih Kurangnya SDM ditingkat layanan baik konseling tes maupun perawatan dukungan dan pengobatan HIV di kabupaten/kota.
  3. Perlibatan komunitas/LSM dan pembentukan kader HIV IMS untuk menjangkau belum maksimal dikarenakan tidak semua komunitas atau LSM berada di kabupaten/kota, hanya berada di Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tenggara, sehingga masih terkendala penjangkauan populasi kunci yang memiliki kesadaran untuk tes HIV.
  4. Lembaga KPA belum semua aktif/ terbentuk di kabupaten/kota.
  5. Keterbatasan atau ketidaksediaan APBN dan APBD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk mendukung kegiatan program HIV/AIDS dan IMS.*(01-F)
  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada: Menegakkan Hukum dan Keamanan demi Stabilitas dan Keadilan Masyarakat

    Pilkada: Menegakkan Hukum dan Keamanan demi Stabilitas dan Keadilan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M. Nur Latuconsina [Wasekjend Bidang PB HMI]  Dalam setiap penyelenggaraan pemilihan umum, pemilihan kepala daerah membawa tantangan yang sangat besar yang ditujukan bukan hanya bagi calon kepala daerah tersebut, namun pada setiap elemen masyarakat. Pilkada seharusnya dimaknai sebagai saat yang tepat untuk mengejawantahkan semua proses-proses politik yang ada, bahkan untuk mendorong tegaknya hukum dan ketertiban […]

  • Siap Sukseskan HUT RI ke- 81, PLN UP3 Sofifi Komitmen Keandalan Listrik untuk Masyarakat Maluku Utara

    Siap Sukseskan HUT RI ke- 81, PLN UP3 Sofifi Komitmen Keandalan Listrik untuk Masyarakat Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Sofifi,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke- 81 Provinsi Maluku Utara melalui kesiapan dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Manager PLN UP3 Sofifi, Ilham Sunda Diputra saat menghadiri Rapat Panitia Pelaksana HUT RI ke-81 […]

  • Pengamanan Diperketat, 340 Personel Diterjunkan Jelang PSU di Kabupaten Buru

    Pengamanan Diperketat, 340 Personel Diterjunkan Jelang PSU di Kabupaten Buru

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Namlea,Tajukmaluku.com-Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 02 Desa Debowae dan PUSS di TPS 19 Desa Namlea, Kabupaten Buru, dipastikan berlangsung dengan pengamanan ekstra ketat. Dalam rapat persiapan yang digelar pada 2 April 2025, Polres dan TNI menegaskan kesiapan mereka dengan mengerahkan total 340 personel keamanan. Sebanyak 212 personel akan berjaga di Desa Debowae, sedangkan 128 […]

  • Seruduk Kantor BPK RI, Koalisi OKP/LSM Duga Ada Aroma Korupsi 2 Mega Proyek Infrastruktur di SBB

    Seruduk Kantor BPK RI, Koalisi OKP/LSM Duga Ada Aroma Korupsi 2 Mega Proyek Infrastruktur di SBB

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Puluhan aktivis dari gabungan organisasi kepemudaan dan LSM di Maluku aksi unjuk rasa di depan Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku, Jumat (11/7/2025). Mereka menuntut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk membuka hasil audit terhadap dua proyek infrastruktur besar di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang diduga kuat menyimpan banyak kejanggalan. Dua proyek yang dimaksud […]

  • Halal bi Halal di Desa Pasir Putih Bursel, Ridwan Nurdin Salurkan Bantuan ke Warga

    Halal bi Halal di Desa Pasir Putih Bursel, Ridwan Nurdin Salurkan Bantuan ke Warga

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota DPRD Maluku, Ridwan Nurdin menyalurkan bantuan kepada 29 kelompok nelayan masyarakat pesisir di Desa Pasir Putih, Kabupaten Buru Selatan. Penyaluran itu diberikan saat momentum safari halal bi halal di wilayah tersebut, Jumat (27/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan, yang dinilai memiliki potensi besar di wilayah Pasir Putih. […]

  • Riset Jala Ina sebut Terumbu Karang Negeri Liang Malteng dalam Kondisi Terancam

    Riset Jala Ina sebut Terumbu Karang Negeri Liang Malteng dalam Kondisi Terancam

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Hasil riset yang dilakukan oleh Jala Ina pada Februari 2025 lalu menunjukkan kondisi terumbu karang di perairan Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Penelitian yang dilakukan di tiga stasiun pengamatan menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) ini mengungkap bahwa rata-rata tutupan karang hidup di bawah 5%, dengan rincian […]

expand_less