Breaking News
light_mode

Kampanye Politik Dan Politisasi Geneaologi Di Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
  • visibility 303
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ripal Pattimahu

27 November 2024 begitu dinanti-nanti, baik oleh para calon kandidat kepala daerah, para pemerhati politik, pun rakyat. Beragam varian dan upaya satu per satu telah dikerahkan, salah satunya adalah dengan berkampanye di hadapan mata publik dan media.

Kampanye pilkada atau kampanye politik merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan kandidat partai untuk meyakinkan pemilih. Caranya dengan menawarkan visi, misi, program dan atau citra diri dari kandidat itu sendiri. Tujuan utamanya adalah untuk memengaruhi opini dan pilihan supaya bisa mendukung calon atau partai politik tertentu. Kampanye juga menjadi salah satu alat untuk memobilisasi massa dan menggaet suara-suara pemilih.

Sebagaimana yang juga dilakukan di negara-negara distrik federal ( sebut saja Amerika Serikat ) seperti parade surat kabar, pamflet, sampai berpidato. Hal yang sama juga sering dilakukan di berbagai daerah di Indonesia pada saat musim pra-pemilihan. Momentum kampanye juga telah menjadi tradisi politik pada ajang Pemilihan umum (PEMILU) maupun Pemilihan kepala daerah (PILKADA).

Selain penawaran visi, misi, program, melalui pamflet, surat kabar, dan media digital. Para kandidat juga sering mendatangi berbagai daerah-daerah bahkan desa-desa terpencil yang ada di Maluku. Kedatangan itu tidak lain adalah untuk menarik simpatisan warga, utamanya adalah warga yang memiliki hak pilih dalam Pilkada mendatang.

Di Maluku, ikatan kekeluargaan maupun persaudaraan sudah menjadi darah daging yang mungkin masih sangat kental di benak setiap generasi. Pada saat berkampanye, ucapan-ucapan yang seringkali kita dengar seperti (kakek saya dari desa ini, nenek saya dari desa ini, orang tua saya memiliki kaitan darah dari daerah ini), menjadi pintu masuk dan jalan untuk menarik simpatisan masyarakat, ditambah dengan penggaungan simbol-simbol budaya, membuat juru kampanye semakin tampil percaya diri & merasa empati dihadapan publik. Di sinilah genealogi itu menjadi terpolitisasi.

Realitas politisasi genealogi di Maluku juga telah mengakibatkan ketimpangan sosial, bahkan dalam ruang yang kecil pun (keluarga). Semuanya terjadi karena disebabkan oleh sekelompok orang yang cenderung menjadikan jubah genealogisasi sebagai upaya dalam memenuhi hasrat berpolitik. Sekali lagi, genealogi terpolitisasi.

Genealogi sebagai sebuah istilah untuk menjelaskan asal-usul kekelurgaan & hubungan persaudaraan, seolah-olah menjadi momentum musiman yang dinanti-nanti dan menjadi wacana yang marak dan ramai sekali diperbincangkan pada perhelatan pesta politik lima tahun sekali. Nuansanya juga tidak kalah berbeda dengan budaya jumpa Pela & Gandong terkhususnya di Maluku. Hanya saja dia agak berbeda dari segi mekanisme tatanan lokal.

Penulis tidak bermaksud untuk memisahkan antara kampanye Politik & Genealogi, namun penulis ingin membangun kesadaran bahwa berbicara tentang genealogi, tidak cukup sampai pada saat momentum PILKADA maupun PEMILU saja, yang realitasnya sangat memungkinkan untuk merusak citra kekeluargaan & hubungan persaudaraan.

Penulis adalah Mahasiswa FKIP Universitas Darussalam Ambon

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Tual Diminta Terbuka: Kematian Ahmad Sofyanto Penuh Kejanggalan

    Kapolres Tual Diminta Terbuka: Kematian Ahmad Sofyanto Penuh Kejanggalan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah sembilan hari berlalu sejak Ahmad Sofyanto (44 tahun) ditemukan tewas di jalan sunyi dekat Un Pantai Otto Air, Kota Tual. Namun tak ada kejelasan yang muncul, melainkan sederet kejanggalan yang justru makin menebalkan kecurigaan keluarga. Tak ada luka khas kecelakaan. Tak ada motor rusak. Tak ada olah tempat kejadian perkara. Namun pihak kepolisian dengan […]

  • PLN UP3 Tual Gelar Turnamen Mobile Legend, Promosikan Aplikasi PLN Mobile

    PLN UP3 Tual Gelar Turnamen Mobile Legend, Promosikan Aplikasi PLN Mobile

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tual,Tajukmaluku.com-Dalam rangka memperkuat inovasi layanan digital dan meningkatkan engagement dengan masyarakat, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual sukses menggelar turnamen Mobile Legend selama tiga hari, dari 29 hingga 31 Mei 2025. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan kompetitif, tetapi juga sarana efektif untuk […]

  • Edukasi Kebangsaan di Jantung Tulehu: Novita Bakar Semangat Nasionalisme Warga

    Edukasi Kebangsaan di Jantung Tulehu: Novita Bakar Semangat Nasionalisme Warga

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Malteng,Tajukmaluku.com-Suasana di Lapangan RT 14, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, mendadak ramai dan penuh antusiasme pada Rabu siang 11 Maret 2026.Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti agenda penting yang dibawakan langsung oleh srikandi asal Maluku di Senayan, Novita Anakotta, SH., MH. Anggota DPD RI ini hadir untuk menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Meski […]

  • MUI Maluku Sesalkan Ucapan Wagub di MBD: Dinilai Timbulkan Keresahan Umat

    MUI Maluku Sesalkan Ucapan Wagub di MBD: Dinilai Timbulkan Keresahan Umat

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku menyampaikan sikap tegas atas pernyataan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath yang disampaikan dalam sambutan resmi pada peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Maluku Barat Daya beberapa waktu lalu. Ucapan tersebut dinilai menyinggung perasaan umat Islam dan berpotensi memicu keresahan sosial. Dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi Tajukmaluku.com , MUI Maluku […]

  • Benhur Watubun Imbau Warga Jaga Kedamaian Buntut Bentrokan Tulehu – Tial

    Benhur Watubun Imbau Warga Jaga Kedamaian Buntut Bentrokan Tulehu – Tial

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun mengimbau seluruh warga untuk dapat menjaga kedamaian. Hal ini disampaikan buntut insiden bentrokan yang terjadi antar pemuda dari Desa Tulehu dan Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. “Kami mengimbau agar seluruh warga bisa menjaga kedamaian,” kata Benhur, Selasa (1/4/2025). Dia juga berharap agar kedua belah pihak bisa tetap tenang […]

  • Alhidayat Wajo Terima Laporan Soal Dugaan Ilegal Fishing Kapal Nelayan Asal Bitung di Perairan Laut Seram

    Alhidayat Wajo Terima Laporan Soal Dugaan Ilegal Fishing Kapal Nelayan Asal Bitung di Perairan Laut Seram

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Alhidayat Wajo menerima laporan warga terkait dugaan aktivitas ilegal fishing oleh kapal nelayan asal Bitung di perairan laut Seram. Katanya, aksi tersebut sangat merugikan nelayan kecil setempat sehingga dirinya turut prihatin atas laporan yang diterima dari masyarakat nelayan. “Pencurian Ikan di Rompong Nelayan Pesisir Seram Utara dan SBT yang […]

expand_less