Breaking News
light_mode

Gerak cepat ala Fachri, Birokrasi Tertib ala Amahoru.

  • account_circle Tajuk Maluku.com
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 341
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tajukmaluku com-Di balik deretan visi pembangunan yang mulai mewarnai lanskap Seram Bagian Timur (SBT), ada fondasi yang menentukan keberlanjutan semua itu: disiplin birokrasi. Disiplin tak semata urusan administratif, melainkan jantung dari sistem tata kelola pemerintahan. Dalam konstelasi inilah, peran Ahmad Quadri Amahoru sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) diperhitungkan lebih dari sekadar jabatan struktural. Ia adalah penentu arah dan wajah birokrasi di bawah visi “Gerak Cepat” dari Bupati Fachri Husni Alkatiri dan Wakil Bupati Vitho Wattimena.

Disiplin: Nafas Baru Birokrasi SBT

Disiplin dalam birokrasi tak melulu soal kehadiran apel pagi atau tertib administrasi. Disiplin menyangkut etika pelayanan publik, kepatuhan terhadap waktu, hingga kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Amahoru, sebagai Sekda memegang peran strategis, menjadi panglima Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mesti mengubah cara pandang birokrasi dari mentalitas “asal kerja” menjadi “kerja nyata”.

Dr. Riant Nugroho, pakar kebijakan publik dari UI, melihat tantangan terbesar dalam birokrasi Indonesia bukan pada sistem, melainkan pada budaya. “Disiplin itu budaya kerja yang dibentuk lewat keteladanan, konsistensi, dan kepemimpinan yang punya arah,” ujarnya. Di level daerah seperti SBT, pernyataan ini menemukan relevansinya.

Quadri, dalam beberapa upayanya, mulai menekankan prinsip reward and punishment yang konsisten. ASN yang berkinerja baik diberi ruang promosi, sementara yang abai diberi pembinaan atau bahkan evaluasi ketat. Pendekatan ini, meski tidak populis, adalah bentuk keadilan birokrasi yang menuntut profesionalisme, bukan kedekatan personal.

Dalam konfigurasi pemerintahan daerah, Sekda adalah jantung birokrasi. Ia bukan sekadar perpanjangan tangan kepala daerah, tapi juga menjadi pemimpin transformatif yang menjaga kesinambungan antara visi politik dan pelaksanaan teknokratis.

Ahmad Quadri Amahoru dengan pengalamannya selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengawal agenda-agenda pembangunan di Kabupaten SBT selama ini cukup menjadi modal untuk posisinya saat ini. Pada spektrum strategis sebagai enfocer, inovatif sekaligus integrator. Adalah modal kuat untuk posisinya saat ini. Kepemimpinan yang inovatif dan kreatif serta disiplin selama berkarir di lingkup Pemerintah Seram Bagian Timur.

Sebagai ASN yang telah berkarir lama di SBT, Sekda merupakan bdi negara menduduki posisi n jenjang karir birokrasi yang cukup panjang membuat dirinya tegas dalam menegakkan aturan, namun cukup visioner untuk menciptakan inovasi, serta mampu merajut sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Tanpa peran yang kuat di tiga lini ini, birokrasi hanya akan menjadi ladang rutinitas yang mandul dari hasil.

Beberapa langkah prioritas seperti digitalisasi layanan publik, reformasi pelayanan satu pintu, dan pelatihan kepemimpinan bagi ASN muda adalah bentuk investasi jangka panjang yang akan menumbuhkan birokrasi berorientasi hasil, bukan sekadar prosedur.

Tantangan Struktural dan Budaya

Tentu saja, perjalanan menuju perubahan tak semudah membalik telapak tangan. Keterbatasan anggaran, kualitas SDM yang belum merata, serta kuatnya residu budaya birokrasi feodal menjadi tantangan nyata. Dalam banyak kasus, loyalitas ASN masih lebih kuat kepada figur daripada sistem. Di titik ini, pendekatan struktural perlu ditopang dengan rekayasa budaya kerja baru.

Kalau sistem bisa dibangun dalam lima tahun, budaya bisa butuh dua dekade,” kata Eko Prasojo, mantan Wakil Menpan-RB. Maka dari itu, reformasi birokrasi di SBT tidak bisa hanya bertumpu pada regulasi. Ia butuh figur pemimpin menengah seperti Sekda yang mampu menumbuhkan habitus baru lewat keteladanan—berani, terbuka, dan konsisten.

Di kecamatan-kecamatan, Fachry melalui Ahmad Quadri mendorong peran camat dan kepala desa sebagai frontliner pelayanan publik. Ini terobosan kecil yang, bila dilaksanakan konsisten, berdampak besar.

Disiplin tanpa transparansi adalah jalan sia-sia. Sekda sebagai penjaga etika birokrasi mesti memastikan keterbukaan informasi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Sistem seperti e-budgeting, e-planning, dan dashboard evaluasi publik perlu segera diterapkan sebagai bagian dari reformasi digital.

Langkah ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi menciptakan trust antara negara dan masyarakat. Dalam dari konteks ini, SBT harus belajar dari daerah lain seperti Banyuwangi atau Bojonegoro yang berhasil menjadikan keterbukaan sebagai energi sosial untuk membangun daerah. Quadri, dengan posisi strategisnya, perlu membangun culture of accountability di lingkungan ASN. Birokrasi harus merasa malu jika tidak melayani, bukan hanya takut karena dimarahi atasan.

Menuju Legacy Tata Kelola

Setiap masa pemerintahan pasti berganti. Tapi sistem birokrasi yang baik akan tetap bekerja tanpa tergantung siapa yang memimpin. Inilah warisan atau legacy yang harus dibangun dari sekarang. Bila Quadri mampu membangun fondasi kedisiplinan, menumbuhkan inovasi, serta menjamin transparansi, maka ia sedang menulis sejarah tata kelola yang akan hidup lebih lama dari masa jabatannya.

Disiplin sistematik yang dicanangkan Amahoru nantinya merubah wajah birokrasi SBT menjadi corong pelayanan publik yang baik.

Kini saatnya “Gerak Cepat” di SBT tak boleh dibaca sebagai slogan politik, melainkan ruh dari sebuah pemerintahan baru yang kini hadir, melayani, dan berubah. Dan di balik itu, ada disiplin yang kokoh sebagai fondasi, serta satu figur yang menjaga agar mesin birokrasi tak keluar jalur: ada loyalitas Sekda Ahmad Quadri Amahoru terhadap Fachy-Vito. Sebab birokrasi adalah rangkaian sistem yang terus bergerak karena kesadaran, bukan paksaan.

Fadhel Rumakat, Penulis adalah anak muda asal Seram Bagian Timur, aktif dalam isu sosial, lingkungan, dan gerakan antikorupsi.

  • Penulis: Tajuk Maluku.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Dialog Serap Aspirasi Anggota DPR RI, Ka.Kanwil Ungkap Komitmennya Mewujudkan Maluku Jadi Embarkasi Haji Penuh

    Lewat Dialog Serap Aspirasi Anggota DPR RI, Ka.Kanwil Ungkap Komitmennya Mewujudkan Maluku Jadi Embarkasi Haji Penuh

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komitmen menjadikan Maluku sebagai kawasan embarkasi haji penuh masih terus disuarakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I. Penegasan ini bahkan ia sampaikan lewat momentum Dialog Serap Aspirasi Dari Tokoh Agama, Lembaga Sosial Keagamaan, dan Mitra Kementerian Agama bersama Anggota DPR RI Komisi VIII, Fransisko Alimudin Kolatlena di Kantor Gubernur […]

  • Serikat Pekerja PLN Tolak Dominasi Swasta dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

    Serikat Pekerja PLN Tolak Dominasi Swasta dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Serikat Pekerja PLN (SP PLN) menolak dengan tegas dominasi swasta dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Penolakan ini bukan tanpa alasan. Sejarah kelistrikan nasional mencatat luka mendalam yang pernah dialami rakyat, salah satunya pemadaman total (blackout) di Pulau Nias pada tahun 2016, yang berlangsung hingga 13 hari. Dalam sidang lanjutan Pengadilan Tata Usaha […]

  • PLN UP3 Masohi Pastikan Pasokan Listrik Andal selama MTQ XXXI Kabupaten Maluku Tengah

    PLN UP3 Masohi Pastikan Pasokan Listrik Andal selama MTQ XXXI Kabupaten Maluku Tengah

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Telutih,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi memastikan pasokan listrik tetap aman, andal, dan tanpa gangguan selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kabupaten Maluku Tengah yang berlangsung pada 13–17 Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Harmoni Al-Qur’an, Semesta Bertasbih Inspirasi Maluku […]

  • “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    “Membongkar Mitos”: Benarkah Alam Kaya Membuat Orang Maluku Malas?

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: M Kashai Ramdhani Pelupessy (Dosen Psikologi di UIN A.M Sangadji; Peneliti Psikologi Lingkungan dan Masyarakat Adat) Tajukmaluku.com-Sudah menjadi cerita lama yang terus diulang bahwa “orang Maluku itu malas karena alamnya terlalu kaya raya”. Ungkapan ini sering kita dengar di berbagai tempat. Baik saat kita santai di warung kopi maupun dalam ruang-ruang diskusi formal tentang […]

  • Alhidayat Wajo Soroti Kebijakan KKP Terkait Program PIT di Laut Arafura

    Alhidayat Wajo Soroti Kebijakan KKP Terkait Program PIT di Laut Arafura

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komisi II DPRD Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, saat menyoroti kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait Program Penangkapan Ikan Terukur (PIT) dan praktik alih muatan (transhipment) di Laut Arafura. Dalam forum penyampaian aspirasi daerah kepada pemerintah pusat, Alhidayat secara keras mendesak agar kebijakan transhipment di wilayah perairan Maluku segera dicabut. Ia menilai, kebijakan […]

  • Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

    Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Green Leadership PROPER dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Penghargaan ini menjadi yang ketiga kalinya diraih, sekaligus menegaskan konsistensi kepemimpinannya dalam mendorong transformasi hijau di tubuh PLN. Di bawah navigasi Darmawan, kinerja lingkungan PLN juga menunjukkan […]

expand_less