Breaking News
light_mode

Pesantren Sebagai Benteng Nasionalisme Bangsa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 669
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Masyhuri Maswatu

(Wasekjen Pimpinan Pusat GP ANSOR)

Tajukmaluku.com-Sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari perkembangan pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional yang telah berdiri sejak lama. Pesantren adalah lembaga pendidikan khas di Nusantara, berakar dari tradisi Islam yang berkembang di Nusantara sejak abad ke-13.

Ketika Islam mulai menyebar melalui jalur perdagangan, dakwah, dan asimilasi budaya lokal. Pesantren bukan hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran agama, tetapi juga sebagai pusat pengembangan masyarakat dan pergerakan sosial.

Pada masa kolonial, pesantren memainkan peran strategis dalam melestarikan ajaran Islam dan budaya lokal di tengah upaya Belanda memperkenalkan sistem pendidikan Barat. Pendidikan di pesantren tidak hanya fokus pada ilmu- ilmu agama seperti tafsir, hadis, fiqh, dan tasawuf, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan semangat kemandirian di kalangan santri (murid). Selain itu, pesantren turut mencetak tokoh-tokoh yang berperan penting dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Secara historis tidak bisa dipungkiri bahwa pesantren yang merupakan warisan berharga dari Wali Songo, yang kemudian dilanjutkan oleh para kyai Nahdliyin. Sampai saat ini, kian “mendarah daging” dan memiliki peranan penting dalam pembentukan sikap keagamaan masyarakat yang multikultur. Sehingga outputnya bisa melahirkan generasi yang ikut serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari ragam suku, agama, budaya, dan bahasa. Dengan demikian, sebagaimana yang diungkapkan oleh Nurcholish Madjid, pesantren yang ada di Nusantara, tidak hanya identik dengan makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous).

Lebih jauh lagi, eksistensi dan kiprah pesantren di Indonesia telah diakui di panggung nasional, pesantren telah mampu mencetak generasi yang turut serta membangun kemajuan dan mempertahankan kedaulatan bangsa.

Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN) adalah sebagai bukti dan isyarat (sign) secara formal dan nasional bahwa pesantren itu ada dan kedudukannya sehingga kontribusi pesantren di Indonesia telah melintasi batas-batas ruang sosial dan keagamaan.

Pesantren tidak hanya mengurusi ruang ritual keagamaan semata, lebih dari itu mampu mengambil peran penting untuk senantiasa merawat tanah air, agar tidak terus menerus dieksploitasi orang-orang asing dari dari serangan pribumi yang hendak menghancurkan kebhinekaan.

Dengan demikian, pandangan fungsi pesantren jangan hanya berkutat di transmisi-transfer ilmu-ilmu Islam, pemeliharaan tradisi Islam, dan reproduksi ulama semata, sudah terjawab oleh fakta yang menunjukkan bahwa pesantren mampu bersaing dan berkontribusi secara lebih luas.

Pesantren dalam Membangun Moralitas Nasionalisme Bangsa

Membangun karakter bangsa merupakan hal penting dan mendesak untuk dilakukan. Setidaknya ada tiga alasan yang menjadikan tindakan membangun karakter bangsa menjadi penting. Pertama, Bangsa Indonesia telah mengalami babak perkembangan yang dipengaruhi oleh kehidupan global dan dikenal dengan era disrupsi yang sangat berpengaruh pada tatanan kehidupan masyarakat. Kedua, dari sisi mentalitas, bangsa Indonesia masih perlu membenahi diri. Ketiga, secara bersamaan, bangsa ini memasuki era informasi sekaligus era reformasi.

Era ini membawa perubahan yang sangat drastis pada atmosfer politik bangsa dengan kebebasan berpendapat yang jauh berbeda dengan era sebelumnya. Kemudian pesantren digunakan sebagai pemersatu dan memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan. Adanya penerapan Full Day School (FDS) yang saat ini sedang digembor-gemborkan pemerintah merupakan sumber acuan dari penerapan pendidikan pesantren.

Jika FDS sedang marak digencarkan sebagai perbaikan sistem pendidikan nasional di Indonesia, maka pesantren telah menerapkannya lebih dulu hingga sekarang. Bahkan dalam pembelajaran di pesantren, para santri tidak hanya mengikuti full day school bahkan juga pada waktu malam, dengan syarat para santri harus bermukim atau bertempat tinggal di pesantren tersebut.

Selaras dengan kemajuan globalisasi dan teknologi informasi yang bertambah pesat hingga saat ini, semakin pudar pula identitas bangsa, karakter, dan nilai-nilai ke-Indonesiaan, seperti sopan santun, optimisme, kerja keras, gotong royong, bahkan prinsip-prinsip toleransi sesama manusia. Hal ini disebabkan tidak adanya filterisasi berita yang masuk karena kemajuan teknologi informasi melalui media-media sosial yang tersebar.

Dengan demikian, pola pendidikan pesantren dianggap mampu digunakan sebagai kiblat pendidikan alternatif, maka sudah semestinya berkembang dan tetap memberikan harapan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Karena pola pendidikan pesantren masih mengadopsi tradisi pendidikan tradisional khas Indonesia, sehingga terdapat nilai-nilai karakter yang terbangun dari model pembelajarannya serta nilai keikhlasan dari pendidik dan juga peserta didik. Hal ini dapat dijadikan dasar dalam menepis anggapan bahwa pesantren sebagai agen penularan radikalisme dan terorisme.

Kekayaan terbesar yang dimiliki oleh bangsa Indonesia tidak hanya terbatas pada keindahan alam dan masyarakatnya yang dikenal sopan santun serta menjunjung tinggi adat ketimuran, akan tetapi memiliki kekayaan budaya yang khas, yaitu pesantren itu sendiri. Sehingga, pesantren khas Islam Indonesia tidak akan ditemukan di negara-negara manapun, termasuk negara-negara yang mayoritas muslim sekalipun. Oleh karena itu, tradisi yang ada di dalam pesantren tersebut wajib dikembangkan demi terciptanya masyarakat yang beradab.*

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIW MMU Dorong Digitalisasi Pendidikan Lewat Super SUN Hybrid di Tiga Pulau Terpencil Halut

    PLN UIW MMU Dorong Digitalisasi Pendidikan Lewat Super SUN Hybrid di Tiga Pulau Terpencil Halut

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Tobelo,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses energi di wilayah kepulauan. Melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo, PLN UIW MMU sukses merealisasikan program penyediaan listrik berbasis energi baru terbarukan untuk mendukung digitalisasi pendidikan di tiga sekolah yang berada di Pulau Bobale, Pulau Dagasuli, dan […]

  • KAAKI Maluku Ingatkan Kadis DPMDes Tuntaskan Kelengkapan Administrasi 18 Desa Persiapan di SBT

    KAAKI Maluku Ingatkan Kadis DPMDes Tuntaskan Kelengkapan Administrasi 18 Desa Persiapan di SBT

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Koalisi Anti Korupsi Indonesia (KAAKI) Maluku mengingatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) untuk segera menuntaskan kelengkapan administrasi 18 desa persiapan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Direktur KAAKI Maluku, Poyo Sohilauw mengatakan, hal itu lantaran saat ini sudah memasuki pertengahan tahun 2026 dan sebentar lagi memasuki tahun 2027. Mengingat, kelengkapan administrasi tersebut seharusnya sudah […]

  • Hati-Hati, Presiden Prabowo Peringatkan Jenderal Yang Terlibat Tambang Ilegal Akan Ditindak

    Hati-Hati, Presiden Prabowo Peringatkan Jenderal Yang Terlibat Tambang Ilegal Akan Ditindak

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Presiden Prabowo Subianto lontarkan peringatan keras kepada para Jenderal di tubuh TNI-POLRI. Hal itu dijelaskan dalam pidato kenegaraan perdananya di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD, Jumat (15/8/2025). Ia menegaskan tak akan memberi ruang bagi jenderal TNI, polisi, maupun mantan perwira tinggi yang terlibat tambang ilegal. “Saya beri peringatan! Apakah ada orang-orang besar, orang-orang […]

  • Mafindo Ingatkan Warganet Tak Body Shaming dan Bikin Hoaks Buntut Kasus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

    Mafindo Ingatkan Warganet Tak Body Shaming dan Bikin Hoaks Buntut Kasus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kasus hoaks dan body shaming menimpa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Kritik terhadap Menteri ESDM dan kebijakannya sering terjebak ke body shaming serta hoaks yang merendahkan martabat individu manusia. Hal itu disampaikan Ketua Tim Periksa Fakta Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Maluku, Aril Salamena, di Ambon, Rabu (8/10/2025). Belakangan ini, kata dia, […]

  • Bahas LKPJ Gubernur Maluku 2025, DPRD Soroti Layanan Kesehatan

    Bahas LKPJ Gubernur Maluku 2025, DPRD Soroti Layanan Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-DPRD Provinsi Maluku menyoroti pelayanan kesehatan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Maluku Tahun Anggaran 2025. Dari hasil kinerja tinjau lapangan hingga laporan dan rapat dengar pendapat, DPRD Maluku menilai layanan kesehatan di berbagai Kabupaten atau Kota masih jauh dari kata optimal. Kondisi ini dalam LKPJ Gubernur Maluku Tahun Anggaran 2025, DPRD Maluku dengan […]

  • PLN UP3 Ambon Turun Langsung Sosialisasi Diskon Tambah Daya 50% ke Warga

    PLN UP3 Ambon Turun Langsung Sosialisasi Diskon Tambah Daya 50% ke Warga

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam semangat Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui PLN UP3 Ambon menggelar kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat terkait promo “Energi Kemerdekaan: Tambah Daya, Tambah Merdeka”. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN UIW MMU untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan serta memperluas informasi tentang […]

expand_less