Breaking News
light_mode

PLN dan Kementerian ESDM Perkuat Penegakan Hukum Ketenagalistrikan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) bersama Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Workshop Penegakan Hukum Pidana Terkait Pelanggaran Pemakaian Tenaga Listrik di Aula PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan PLN, di antaranya Executive Vice President Regulasi dan Kebijakan PT PLN (Persero), Grenata Louhenapessy, beserta tim, dan Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Dr. Rilke Jeffri Huwae, S.H., M.H. beserta jajaran, termasuk Direktur Penyelesaian Sengketa dan Sanksi Administratif Kementerian ESDM, Dr. Andri Budhiman Firmanto, S.T., M.Eng.

Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemahaman aspek hukum pidana di sektor ketenagalistrikan, termasuk penguatan pelaksanaan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa penguatan penegakan hukum merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan sekaligus melindungi masyarakat.

“Pelanggaran pemakaian tenaga listrik bukan hanya berdampak pada kerugian secara finansial, tetapi juga berpotensi mengganggu keandalan sistem dan membahayakan keselamatan masyarakat. Melalui workshop ini, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah penanganan, termasuk P2TL, dilakukan secara profesional, berbasis hukum yang kuat, dan memberikan kepastian bagi semua pihak,” ujar Noer.

Ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang konsisten akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Ketika penegakan hukum berjalan baik, maka masyarakat akan merasakan manfaat nyata berupa layanan listrik yang lebih andal, aman, dan berkualitas,” tambahnya.

Executive Vice President Regulasi dan Kebijakan PT PLN (Persero), Grenata Louhenapessy, menegaskan pentingnya keselarasan dalam seluruh proses penegakan hukum di lingkungan PLN.

“Penegakan hukum di sektor ketenagalistrikan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan di lapangan, hingga tindak lanjut hukum. Seluruh proses tersebut harus memiliki persepsi yang sama di seluruh unit PLN di Indonesia agar berjalan efektif dan berkeadilan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penguatan regulasi harus diiringi dengan pendekatan yang tepat di lapangan.

“Regulasi dan penegakan hukum harus berjalan sejalan dan tepat sasaran. Di sisi lain, pendampingan juga perlu diperkuat agar berbagai dinamika di masyarakat, termasuk terhadap pelaksanaan P2TL, dapat disikapi secara bijak dan solutif,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Dr. Rilke Jeffri Huwae, S.H., M.H. menekankan pentingnya kepastian hukum dalam setiap kebijakan dan implementasi di lapangan.

“Hukum harus mampu memberikan kepastian dalam setiap langkah kebijakan dan regulasi. Diperlukan kepiawaian dalam implementasi di lapangan, termasuk dalam penggunaan pendekatan yang tepat seperti pengamanan dan pengambilan barang bukti dalam setiap proses penertiban,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan penertiban, termasuk P2TL, harus dilaksanakan secara terukur dan berorientasi pada hasil.

“Sinergi antara regulator, PLN, badan usaha, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan efektif. Dengan koordinasi yang kuat, kita dapat menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga memberikan rasa keadilan dan perlindungan bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui workshop ini, PLN bersama Kementerian ESDM dan aparat penegak hukum berkomitmen untuk membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mendorong langkah-langkah konkret dalam penanganan pelanggaran ketenagalistrikan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar menggunakan listrik secara aman dan sesuai ketentuan. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan, diharapkan tercipta sistem kelistrikan yang lebih tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerja PLN.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertemuan Tim IAG 2026 dengan NOA: Momen Inisiatif Olahraga Diaspora Indonesia di Amerika Serikat

    Pertemuan Tim IAG 2026 dengan NOA: Momen Inisiatif Olahraga Diaspora Indonesia di Amerika Serikat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Tim Indonesia American Games (IAG) 2026 menggelar pertemuan dengan jajaran National Olympic Academy of Indonesia (NOA), Jumat (28/3/2026). Pertemuan itu dinilai menjadi momentum penting bagi lahirnya inisiatif olahraga diaspora Indonesia di Amerika Serikat Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan Tualeka, Exco NOA Indonesia, yang menerima langsung rombongan tim IAG itu menilai gagasan tersebut sebagai langkah strategis yang […]

  • PLN Dorong Sekolah Aman, Energi Terbarukan Berbasis Sampah, dan Pemanfaatan Layanan Digital PLN Mobile

    PLN Dorong Sekolah Aman, Energi Terbarukan Berbasis Sampah, dan Pemanfaatan Layanan Digital PLN Mobile

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui program Srikandi Sahabat Anak kembali hadir membawa misi besar mencetak generasi pelajar yang aman, peduli lingkungan, melek energi bersih, dan siap menghadapi era layanan digital. Edukasi ini diberikan kepada sekitar 300 siswa SMKN 3 Ambon dari jurusan Ketenagalistrikan dan Pelayaran.Melalui pendekatan yang interaktif dan […]

  • KKNP-PTLP Tematik Tahun 2026 Berakhir, Pengalaman Lapangan Jadi Best Practice Taruna/i Poltek Agraria STPN

    KKNP-PTLP Tematik Tahun 2026 Berakhir, Pengalaman Lapangan Jadi Best Practice Taruna/i Poltek Agraria STPN

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Yogyakarta,Tajukmaluku.com-Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Andi Tenri Abeng, secara resmi menutup sekaligus menerima kembali 619 taruna/i peserta Kuliah Kerja Nyata Pertanahan-Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tematik Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (13/07/2026) di Pendopo Widya Sasana Bhumi, Politeknik […]

  • Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

    Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta,Tajukmaluku.com-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengambil sumpah/janji 1.322 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru serta melantik 212 Pejabat Fungsional (Jabfung) di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (10/06/2026). Pengambilan sumpah/janji sekaligus pelantikan ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi titik mula seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengabdi […]

  • Stok Bantuan Bencana Habis, DPRD Desak Pemprov Maluku Terbitkan SK  Tanggap Darurat

    Stok Bantuan Bencana Habis, DPRD Desak Pemprov Maluku Terbitkan SK Tanggap Darurat

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Komisi III DPRD Provinsi Maluku bakal memanggil Pemerintah Provinsi Maluku melalui Bappeda dan BPKAD untuk menggelar rapat bersama terkait penanganan darurat bencana. Langkah ini diambil menyusul informasi bahwa stok bantuan bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah habis, sementara bencana terus melanda sejumlah wilayah akibat cuaca ekstrem. Ketua Komisi III DPRD Maluku, Jafet Jemmy […]

  • Tok, 2026 Kontruksi Awal Blok Masela dimulai, Maluku Punya Waktu Setahun Siapkan SDM

    Tok, 2026 Kontruksi Awal Blok Masela dimulai, Maluku Punya Waktu Setahun Siapkan SDM

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-INPEX telah menunjuk PT.Adhi Karya salah satu BUMN sebagai pelaksana pembangunan EPC kilang LNG di Desa Lermatang, Kepulauan Tanimbar. Selasa,12 Agustus 2025. Tahap konstruksi dimulai 2026 meliputi pekerjaan land clearing diatas 1.600 hektare lahan dari total 5.000 hektare area konstruksi, termasuk dermaga LNG dan fasilitas pendukung. Itu berarti Pemprov Maluku dan 11 kabupaten/kota hanya punya […]

expand_less