Breaking News
light_mode

Udara Tercemar Asap Karhutla, Polresta Ambon Bagi-bagi Masker ke Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 9
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease bagikan masker kepada warga kota di depan kawasan Jembatan Merah Putih (JMP) dan Lapangan Merdeka, Minggu (4/10/2026) pagi.

Pembagian masker itu menyusul memburuknya kualitas udara di Kota Ambon dalam beberapa hari terakhir.

Dimana kepulan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah mempengaruhi kondisi udara yang dihirup masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengingatkan masyarakat agar melindungi diri dari paparan asap.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho mengatakan, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut dia, polisi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan pelayanan ketika masyarakat menghadapi situasi yang berdampak pada kehidupan sehari-hari.

“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan kepedulian nyata kepada masyarakat,” kata Andrias.

Ia mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi masyarakat, terutama di tengah paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.

Kegiatan itu sekaligus menegaskan pendekatan “Polisi Bersama Masyarakat”. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga dalam situasi yang membutuhkan respons sosial dan kemanusiaan.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri. Warga juga perlu mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara semakin buruk.

Bagi kepolisian, kondisi tersebut membutuhkan kepedulian bersama. Pemerintah, aparat, dan masyarakat perlu mengambil langkah pencegahan sesuai kondisi di lapangan agar dampak asap Karhutla tidak semakin meluas terhadap aktivitas dan kesehatan warga.*(01-F)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tual Pertahankan WTP, Walikota Akhmad Yani Renuat Terima Penghargaan Kedua

    Tual Pertahankan WTP, Walikota Akhmad Yani Renuat Terima Penghargaan Kedua

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Pemerintah Kota Tual kembali torehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku dalam sebuah seremoni di Ambon, Selasa (27/5/2025). Wali Kota Tual, H. Akhmad […]

  • Sianida Untuk Tambang Gunung Botak Diduga Dapat “Perlindungan” Disperindag Maluku

    Sianida Untuk Tambang Gunung Botak Diduga Dapat “Perlindungan” Disperindag Maluku

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Selama ini Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku diduga diam-diam memberikan ijin penjualan bahan kimia berbahaya jenis B2 untuk sejumlah distributor di Pulau Buru meski perusahaan terkait belum mengantongi izin pertambangan resmi. Salah satu perusahaan yang disebut mendapat keistimewaan itu adalah PT Inti Kemilau Alam. Gudang penyimpanan bahan kimia berbahaya […]

  • Urgensi Gelar Pahlawan Nasional Abdoel Moethalib Sangadji

    Urgensi Gelar Pahlawan Nasional Abdoel Moethalib Sangadji

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Oleh: Kamil Mony Ada tokoh yang namanya besar karena sering disebut dalam buku sejarah. Ada pula tokoh yang sesungguhnya memiliki jejak perjuangan penting, tetapi namanya belum memperoleh tempat yang semestinya dalam ingatan nasional. Abdoel Moethalib Sangadji adalah salah satu nama yang patut ditempatkan dalam ruang sejarah Indonesia secara lebih utuh. Perjuangan menuju Indonesia merdeka bukanlah […]

  • Kapolres Tual Diminta Terbuka: Kematian Ahmad Sofyanto Penuh Kejanggalan

    Kapolres Tual Diminta Terbuka: Kematian Ahmad Sofyanto Penuh Kejanggalan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Sudah sembilan hari berlalu sejak Ahmad Sofyanto (44 tahun) ditemukan tewas di jalan sunyi dekat Un Pantai Otto Air, Kota Tual. Namun tak ada kejelasan yang muncul, melainkan sederet kejanggalan yang justru makin menebalkan kecurigaan keluarga. Tak ada luka khas kecelakaan. Tak ada motor rusak. Tak ada olah tempat kejadian perkara. Namun pihak kepolisian dengan […]

  • Sambut Kedatangan Kepala Balai Jalan Provinsi Maluku Yang Baru. Ini Kata KNPI Maluku dan MCW

    Sambut Kedatangan Kepala Balai Jalan Provinsi Maluku Yang Baru. Ini Kata KNPI Maluku dan MCW

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon, Tajukmaluku.com– Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Knpi Maluku) mendukung dan menyambut kedatangan kepala BPJN XVI Ambon adalah Moch. Iqbal Tamher. Pasalnya selama ini kepala Balai Jalan provinsi Maluku dijabat oleh orang di luar Maluku ini baru kali pertama kepala BPJN di Pimpinan oleh orang Maluku. “Harus kita Apresiasi dan mendukungnya, sudah pasti […]

  • “12 Tahun” Absen Bertugas, Istri Ketua KPU SBT Malah Diangkat Jadi Kepala Puskesmas

    “12 Tahun” Absen Bertugas, Istri Ketua KPU SBT Malah Diangkat Jadi Kepala Puskesmas

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Bula,Tajukmaluku.com-Keputusan pengangkatan Siti Juleha Sehwaky, istri Ketua KPU Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), sebagai Kepala Puskesmas Tutuk Tolo menuai kecaman keras. Ketua Nanaku Maluku, Usman Bugis, mendesak Bupati SBT segera mencabut pengangkatan tersebut karena dinilai cacat prosedur dan tidak proporsional. Ironisnya, Siti Juleha diketahui tidak aktif bertugas sebagai tenaga kesehatan selama lebih dari 12 tahun. […]

expand_less