Breaking News
light_mode

Harga Minyak Tanah Tembus Rp14.000: Kepanikan Warga atau Gagalnya Disperindag Maluku?

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
  • visibility 320
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Kelangkaan minyak tanah yang melanda 11 kabupaten/kota di Maluku terus menjadi mimpi buruk bagi masyarakat. Harga bahan bakar rumah tangga ini meroket hingga Rp14.000 per liter, menyisakan keresahan yang mendalam di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit. Namun, alih-alih memberikan solusi konkret, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku sewaktu rapat bersama DPRD justru mengklaim bahwa kelangkaan tersebut terjadi karena kepanikan warga.

Pernyataan ini justru menuai pertanyaan, benarkah masalah ini hanya soal kepanikan, atau ada kegagalan sistemik dalam pengelolaan distribusi di Maluku? Fakta bahwa izin pangkalan minyak tanah direkomendasikan oleh Disperindag di 11 kabupaten/kota menambah beban tanggung jawab yang tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

Kelangkaan minyak tanah ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dalam merumuskan kebijakan pertahanan energi. Maluku, sebagai wilayah kepulauan yang memiliki akses logistik terbatas, membutuhkan strategi distribusi yang tidak hanya efektif tetapi juga berkeadilan. Sayangnya, realitas di lapangan menunjukkan ketidaksiapan yang akut dari Disperindag dalam memastikan ketersediaan energi dasar bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya soal distribusi yang tersendat, tapi juga soal akuntabilitas. Bagaimana mungkin Disperindag bisa menyalahkan warga atas sesuatu yang berada di bawah kendali mereka?” Tegas Marasabessy.

Lebih lanjut, Wakil Ketua KNPI Maluku itu menyatakan bahwa permasalahan ini menunjukkan kelemahan mendasar dalam sistem distribusi energi yang seharusnya menjadi prioritas. “Krisis ini bukan semata-mata akibat kepanikan warga, tetapi karena lemahnya pengawasan dan perencanaan yang dilakukan oleh Disperindag di 11 Kabupaten/Kota. Di mana tanggung jawab mereka terhadap izin pangkalan yang jelas-jelas berada di bawah rekomendasi mereka?” tambahnya.

Sebagai solusi jangka pendek, Marasabessy menyarankan  pemerintah daerah melalui Disperindag Provinsi Maluku perlu segera:

  1. Melakukan audit menyeluruh terhadap distribusi minyak tanah di seluruh kabupaten/kota untuk mengidentifikasi kendala logistik.
  2. Meningkatkan pengawasan terhadap pangkalan minyak tanah, memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat.
  3. Membentuk satuan tugas khusus untuk memastikan kelancaran distribusi hingga ke daerah terpencil.

Pernyataan Kadis Disperindag Provinsi Maluku yang menyalahkan kepanikan warga hanya menambah ironi di tengah krisis ini. Masyarakat butuh solusi, bukan retorika. Jika distribusi energi dasar saja gagal dikelola dengan baik, bagaimana pemerintah dapat diharapkan untuk menjamin pertahanan energi yang lebih luas?

“Kalau hanya bisa menyalahkan warga, lebih baik mundur saja. Maluku butuh pemimpin yang mampu bekerja, bukan sekadar mencari kambing hitam,” Tutupnya.*Redaksi

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukseskan Bulan K3 Nasional, PLN UP3 Ambon Gelar Simulasi Pencegahan Bahaya Kebakaran

    Sukseskan Bulan K3 Nasional, PLN UP3 Ambon Gelar Simulasi Pencegahan Bahaya Kebakaran

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dalam rangka mendukung implementasi Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Nasional PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon menggelar simulasi kegiatan pencegahan bahaya kebakaran, Jumat (17/1/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di kantor UP3 Ambon ini menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon. General Manager PLN […]

  • Benhur Watubun Minta Aktivitas Pertambangan PT Batu Licin Dihentikan

    Benhur Watubun Minta Aktivitas Pertambangan PT Batu Licin Dihentikan

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Tajuk Maluku.com
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun meminta aktivitas pertambangan oleh PT. Batu Licin Beton Asphalt (BBA) di Kabupaten Maluku Tenggara, harus dihentikan karena tidak punya izin reklamasi. Dikatakan, perusahaan yang melakukan penambangan material tanah timbunan dan batuan tersebut, diketahui telah mengeruk setengah kawasan dari salah satu pulau di Ohoi Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan, dan membuat […]

  • KNPI: “Pembelaan Terhadap PJ Bupati SBB itu Ngaur”

    KNPI: “Pembelaan Terhadap PJ Bupati SBB itu Ngaur”

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Polemik mengenai kinerja Penjabat (Pj) Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Dr. Ahmad Jais Ely, M.Si, terus mengemuka. Sekretaris KNPI SBB, Wandri Makasar, yang menilai sejumlah klaim keberhasilan Pj Bupati sebagai upaya panik yang cenderung tidak berdasar. Wandri mengungkapkan, klaim terkait progres pembangunan Jembatan Kaibobu yang disebut mencapai 80 persen hingga 17 Desember 2024 diragukan validitasnya. […]

  • Senator Bisri Bertemu Empat Mata dengan Karel, Terkait RUU Daerah Kepulauan

    Senator Bisri Bertemu Empat Mata dengan Karel, Terkait RUU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina yang juga anggota Panja RUU Daerah Kepulauan memanfaatkan waktu resesnya di Maluku untuk bertemu empat mata dengan mantan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Sabtu (14/2026). Pertemuan dua tokoh berbeda zaman yang berlangsung di kediaman mantan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu itu tidak terlepas […]

  • Berdampak Multyplayer, KNPI Maluku Dukung Pembangunan UIN AMSA di Salahutu

    Berdampak Multyplayer, KNPI Maluku Dukung Pembangunan UIN AMSA di Salahutu

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku, mendukung penuh langkah Universitas Islam Negeri Abdul Moethalib Sangadji (UIN AMSA) Ambon yang berencana membangun kampus baru di Kecamatan Salahutu. Keberadaan kampus UIN Amsa di Salahutu akan membawa dampak multiplayer efek salah satunya bagi penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan akses pendidikan tinggi di kawasan tersebut. […]

  • Seluruh Fraksi DPRD Maluku Setujui Perda RPJMD 2025-2029

    Seluruh Fraksi DPRD Maluku Setujui Perda RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Seluruh fraksi di DPRD Provinsi Maluku menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Maluku Tahun 2025–2029 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Maluku, Senin (11/8/2025) yang dipimpin Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun. Dalam sambutannya, Watubun menegaskan, RPJMD memiliki arti penting dan […]

expand_less