Breaking News
light_mode

Demo Peningkatan Status Jalan Lingkar Ambalau, Begini Respon DPRD Maluku

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 1.073
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon,Tajukmaluku.com-Sejumlah massa aksi asal Ambalau, Kabupaten Bursel unjuk rasa di depan Kantor DPRD Maluku, Senin (11/8/2025).

Mereka menuntut DPRD dapat menjembatani persoalan jalan lingkar di Ambalau yang hingga kini belum tuntas pengerjaannya.

Bagi warga Ambalau, jalan lingkar bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan urat nadi yang menentukan masa depan pulau mereka.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Maluku, Richard Rahakbauw mengatakan, sejak dulu, Pemkab Bursel tidak pernah hadiri rapat DPRD Maluku.

“Sejak dulu kita sudah rapat lebih dari 20 kali dengan pemerintah 11 kabupaten/kota. Tapi Pemkab Bursel tidak pernah hadir, padahal ini untuk kepentingan mereka,” kata Richard Rahakbauw.

Richard menjelaskan, peningkatan status jalan lingkar Ambalau hanya bisa dilakukan jika bupati Bursel mengajukan usulan resmi ke Pemerintah Provinsi Maluku.

“Kalau bupati mengusulkan, statusnya bisa naik, dan provinsi bisa menganggarkan perbaikannya. Tapi sampai sekarang usulan itu belum pernah diajukan. Anehnya, kita undang untuk bahas, bupati selalu absen,” ucapnya.

Dikatakan, Pemuda Ambalau harus bisa menekan Pemkab Bursel soal pengajuan usulan dimaksud, sehingga perbaikan jalan lingkar bisa diprioritaskan.

Sementara itu, Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun mengaku bahwa pihaknya akan memanggil Bupati Buru Selatan, Dinas PU, dan Balai terkait untuk membicarakan terkait aspirasi warga Ambalau.

“Kami sudah menerima dan membaca tuntutan adik-adik. Yang pasti, DPRD akan undang Bupati, Dinas PU, dan Balai untuk membicarakan hal ini,” kata Benhur.

Ia menegaskan, DPRD memfasilitasi pertemuan tersebut karena memahami keterbatasan anggaran para pemuda untuk bolak-balik ke berbagai instansi.

“Perjuangan ini murni untuk rakyat. Jangan ada prasangka politik,” tegasnya

DPRD juga akan mengagendakan pembahasan peningkatan status jalan di Ambalau agar pemerintah kabupaten dapat menjalankan kewajibannya.

Langkah ini sesuai amanat UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 27 Tahun 2007 yang menekankan kebijakan afirmatif bagi masyarakat pulau kecil.

“Aspirasi ini bagian dari upaya melindungi wilayah dari eksploitasi tambang berlebihan demi anak cucu kita,” ujarnya.* (03-M)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

    RDP DPRD Maluku Tegas: Oknum Polisi Penganiaya Harus Diproses, Evaluasi Kepolisian Mendesak

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 1 DPRD Maluku bersama Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease serta Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus. Senin, (30/12/2024). Menyoroti dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap Rizal Taufik Serang. Insiden ini terjadi pada 20 Desember 2024 di depan Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, dan telah memicu reaksi keras […]

  • Ini Pandangan Akademisi Soal Pengalihan Utang ke Pengelolaan Kawasan Konservasi di Banda

    Ini Pandangan Akademisi Soal Pengalihan Utang ke Pengelolaan Kawasan Konservasi di Banda

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Abdul Ajiz Siolimbona, Dosen Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun Ternate beberkan pandangannya terkait kebijakan pengalihan utang terhadap pengelolaan kawasan konservasi di Kecamatan Banda, Maluku Tengah. Dimana, sekitar 6,3 juta hektar kawasan konservasi terumbu karang di Banda tengah menjadi alat negosiasi Pemerintah Pusat untuk membayar sebagian utang dari total nilai […]

  • PLN UP3 Tobelo Gelar Sosialisasi Dampak Diskon 50% Listrik terhadap PBJT-TL kepada BPKAD Halmahera Utara

    PLN UP3 Tobelo Gelar Sosialisasi Dampak Diskon 50% Listrik terhadap PBJT-TL kepada BPKAD Halmahera Utara

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo menggelar sosialisasi kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Halmahera Utara. Sosialisasi tersebut terkait dampak diskon 50 persen listrik terhadap Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula menyampaikan, sosialisasi tersebut bertujuan […]

  • Dukung Peningkatan Jalan Daerah, Kepala BPJN Maluku Tinjau Persiapan Pekerjaan IJD di Maluku Tengah

    Dukung Peningkatan Jalan Daerah, Kepala BPJN Maluku Tinjau Persiapan Pekerjaan IJD di Maluku Tengah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, Yana Astuti, peninjauan lapangan terhadap persiapan pelaksanaan pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) pada dua ruas di Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan teknis sebelum pekerjaan dimulai di tahun ini. Dalam peninjauan tersebut, Kepala Balai didampingi oleh Kepala Seksi Preservasi Judith Wattimury, Plt. […]

  • Desak Usut Tuntas Kasus Penganiayaan di Kabauw, Tim Hukum Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku Lain

    Desak Usut Tuntas Kasus Penganiayaan di Kabauw, Tim Hukum Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku Lain

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ambon,Tajukmaluku.com-Tim Hukum korban penganiayaan terhadap dua pemuda asal Negeri Kailolo, Kabupaten Maluku Tengah, mendesak pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam insiden pengeroyokan yang terjadi di Desa Kabauw, Selasa 1 April 2025 lalu. Kedua korban, Muhammad Ridho Marasabessy dan Abdullah Tuaputty, mengalami luka-luka setelah diduga dianiaya oleh sekelompok orang saat […]

  • Diduga Dikriminalisasi, Istri Ungkap Fakta Lain di Balik Kasus Ikbal Magasing

    Diduga Dikriminalisasi, Istri Ungkap Fakta Lain di Balik Kasus Ikbal Magasing

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ternate,Tajukmaluku.com-Dalam konferensi pers yang digelar pada 8 Juni 2025 di Ternate, Nurhasna Mayau, istri dari Ikbal Daeng Magasing, didampingi kuasa hukumnya, Al Walid Muhammad, mengungkap kronologi dan dugaan kriminalisasi terhadap suaminya yang kini ditahan oleh Kepolisian Resor Halmahera Selatan. Rangkaian peristiwa yang menyeret suaminya ini terlihat janggal dalam proses hukum yang terjadi. Kronologi Kejadian Program […]

expand_less